Negating liberal thought in America :: A Study on Michael Savage's the Savage Nation
WARSIYAH, Dr. Ida Rochani Adi, S.U
2008 | Tesis | S2 Pengkajian AmerikaDalam pandangan Michael Savage, seorang penulis Yahudi Amerika sekaligus pembicara, Amerika sekarang sedang menghadapi kondisi yang krusial disebabkan serangan terhadap batas wilayah, bahasa dan budayanya. Ia menyaksikan banyak aspek yang membahayakan eksistensi Amerika sebagai akibat dari serangan pemikiran liberal yang mengancam nilai-nilai agama dan keluarga tradisional yang merasuk ke dalam segala bidang dalam masyarakat Amerika. Savage sebagai seorang tokoh konservatif melalui karya sastranya mencoba menyampaikan hasil observasinya terhadap pemikiran liberal di Amerika. Bukunya yang berjudul The Savage Nation begitu fenomenal, khususnya bagi masyarakat Amerika serta untuk masyarakat umum. Melalui karya tersebut orang akan melihat kondisi nyata dari masyarakat dalam negara yang sebagian besarnya berpaham liberal itu saat mereka membaca negasi yang disampaikan penulis di dalamnya. Identitas Amerika dikatakan sebagai didefinisikan dengan batas wilayah, bahasa dan budaya. Perbatasan meliputi masalah-masalah imigrasi yang mempengaruhi kondisi masyarakat. Savage mengomentari bagaimana liberalisme merusak identitas Amerika dengan membuat imigrasi berlangsung dengan mudah sehingga keadaan demografi Amerika terus-menerus berubah, pengakuan adanya pluralisme dan multikulturaisme mendukung konsep salad bowl, dimana warga Amerika dimungkinkan berbicara dalam bahasa asal negara mereka daripada bahasa Inggris dan mempertahankan budaya tanah asal mereka daripada berasimilasi dengan budaya Amerika yang dominan. Dalam gaya yang realistic Savage memberikan ilustrasi bagaimana indoktrinasi pemikiran liberal yang berlangsung selama bertahun-tahun melalui berbagai media telah merubah arah Amerika menuju kondisi terburuk. Dengan gaya uniknya Savage menekankan patriotisme, nilai-nilai keluarga dan Kristen Yahudi, kesemuanya merupakan wujud upayanya mempertahankan identitas negaranya. The Savage Nation muncul laksana cerita cinta seorang warga terhadap negaranya.
In the eyes of Michael Savage, a Jewish American writer and spokesperson, America is facing a crucial condition because of the attack toward its borders, language and culture. He witnesses many aspects which endanger the existence of America as the result of liberal assault threatening the religious and traditional values penetrating in various fields in the American society. Savage as a conservative personage tries to convey the outcome of his observation toward liberal thought in America through his literary work. His book The Savage Nation is phenomenal especially for the American society and generally for the common people. Through the work people will see the real condition of the society in the mostly liberal country, as they read the writer’s negation therein. American identity is said to be defined by its borders, language, and culture. Borders cover problems such as immigration that influence the condition of the society. Michael Savage comments on how liberalism ruins the American identity by making the immigration take place easily that results in continuous changing in the American demography, the recognition of pluralism and multiculturalism, and celebrates the concept of salad bowl, in which the American citizens are possible to speak the language of their origin country instead of speaking English and maintain their origin culture instead of assimilating with the dominant culture. In a realistic style Michael Savage gives illustrations how liberal thought indoctrination for years through kinds of media has changed the direction of America leading to its worst condition. With his unique style, Michael Savage enforces patriotism, emphasizing family and Judeo-Christian values, all of them represent his efforts to maintain the country’s identity. The Savage Nation emerges as a love story of a citizen towards his country, the United States of America.
Kata Kunci : Liberal,Nilai,nilai keluarga dan Kristen Yahudi,Keadaan bahaya,liberal, family and Judeo-Christian values, crucial condition