Laporkan Masalah

Kajian memetika terhadap komposisi musik grup band musik pop Indonesia tahun 1998-2008 :: Studi kasus Slank

SOESILA, Poedji, Prof. Drs. T. Bramantyo PS, M.Mus.Ed., Ph.D

2008 | Tesis | S2 Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa

Perkembangan musik populer (musik pop) ternyata merupakan bagian dari sebuah industri. Perkembangannya sebagai bagian dari budaya populer yang begitu pesat, ternyata bermula dari produksi massa yang telah dimulai pada era revolusi industri muncul di Eropa dan Amerika Serikat. Kelompok musik atau grup band yang muncul dan tenggelam di seluruh penjuru dunia, senantiasa mengulang-ulang ide atau gagasan yang sama dalam karya musik (komposisi) mereka dalam kungkungan dominasi suatu sistem musik (Tangga Nada Diatonis Barat). Ide-ide yang kompleks ini diturunkan dari generasi ke geneasi melalui replikasi yang disebut meme. Penelitian ini difokuskan pada karya-karya (beberapa sampel lagu atau komposisi musik yang dipilih) dari grup band musik pop Indonesia yang paling produktif pada tahun 1998- 2008. Teori memetika digunakan untuk mencari meme-meme yang muncul dalam karya-karya tersebut melalui pendekatan musikologi.

Popular music (pop music) as a part of Pop Culture developed rapidly. It was originally mass production idea when the Industri Revolution era emerged in Europe and the United States. Bands or Groups of pop music arise and disappear all over the world, and always repeat the same idea in their musics (compositions) in the domination of the musical system (The Western Diatonic Scale). These complicated idea(s) is handed over from generation to generation through replication called meme. The research is focused on the works (selected samples of the compositions) of the most prolific and productive pop band of Indonesia in 1998-2008. Theory of memetics is used to find some memes in the field of musicology.

Kata Kunci : Musik pop,Grup Band,Komposisi Musik,Memetika,Pop Music,Pop Band,Composition,Memetics


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.