Pola penyebaran kegiatan ekonomi dan pengaruhnya terhadap nilai tanah di Kota Mataram tahun 2007
HARO, Darmiani Ismail, Drs. Wakhid Slamet Ciptono, M.B.A., M.P.M
2008 | Tesis | S2 Magister Ekonomika PembangunanPemanfaatan tanah untuk tujuan komersial menyebabkan pertumbuhan kegiatan ekonomi di suatu wilayah perkotaan. Sektor tersier yang memberikan kontribusi yang cukup penting terhadap perekonomian berkembang dengan pesat melalui pusat-pusat kegiatan ekonomi. Adanya kegiatan ekonomi ini akan mempengaruhi pola penggunaan/pemanfaatan lahan yang akhirnya akan mempengaruhi nilai tanah. Hal tersebut mendorong penelitian ini untuk menganalisis pola penyebaran kegiatan ekonomi dan pengaruhnya terhadap nilai tanah. Variabel bebasnya adalah nilai parameter pola penyebaran kegiatan ekonomi, jarak langsung ke CBD, tingkat kepadatan bangunan dan jumlah ruko. Variabel terikat yang diestimasi adalah nilai tanah. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data cross section pada tahun 2007. Alat analisis yang digunakan adalah analisis tetangga terdekat (nearest neighborhood analysis), analisis regresi linier berganda dan analisis spasial dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) terhadap seluruh kelurahan yang ada di Kota Mataram untuk memberikan gambaran pola penyebaran kegiatan ekonomi dan nilai tanah secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola spasial penyebaran kegiatan ekonomi cenderung mengelompok di sekitar kawasan CBD. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa nilai parameter pola penyebaran kegiatan ekonomi, jarak langsung ke CBD, tingkat kepadatan bangunan dan jumlah ruko berpengaruh secara signifikan terhadap nilai tanah, dengan koefisien determinasi sebesar 62,92%. Hasil analisis spasial dan analisis regresi linier berganda saling mendukung untuk menjelaskan pengaruh penyebaran kegiatan ekonomi terhadap nilai tanah.
Land use for commercial purpose set off economic growth in urban region. Tertiary sectors that produce important contribution improved rapidly through centers of economic activities. Therefore, this economic activity will affect land use pattern and finally affected to land value. That regards give a boost to this research to analyze pattern of economic activities distributions and that impact to land value. Independent variables are parameter value from pattern of economic activities distributions, radius distance to CBD, level of building density, and amount of shops. Meanwhile dependent variable to estimate is land value. Type of data that used in this research is secondary data. That was cross section data on year 2007. Analysis tools that used in this research were nearest neighborhood analysis, multiple regression analysis, and spatial analysis with Geographical Information System (GIS) in order to perform pattern of economic activities distributions descriptively and overall land value. The result of this research shows that pattern of economic activities distributions trend congregate around CBD’s region. Result from multiple regression analysis shows that parameter value from pattern of economic activities distributions, radius distance to CBD, level of building density, and amount of shops affected significantly to land value with coefficient of determination is 62.92%. Both result from spatial analysis and multiple regression analysis are supporting commonly to explain the impact of economic activities distributions in relation to land value.
Kata Kunci : Analysis spasial,Analysis tetangga terdekat,Kegiatan ekonomi,Nilai tanah,SIG,spatial analysis, nearest neighborhood analysis, economic activities, land value, GIS