Analisis standar belanja pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Tulang Bawang tahun anggaran 2007
SEPRIDA, Ida, Dr. Eko Suwardi, M.Sc
2008 | Tesis | S2 Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menghitung besarnya biaya rata-rata, menghitung analisis standar belanja, dan menghitung kebutuhan belanja yang wajar sesuai dengan beban unit kerja. Penelitian ini melakukan penghitungan pada Bagian Tata Usaha, Bidang Pengadaan dan Kepangkatan Pegawai, Bidang Pengembangan dan Diklat pegawai serta Bidang Pembinaan dan Informasi Pegawai Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Tulang Bawang tahun anggaran 2007. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Tulang Bawang, Bagian Hukum dan Badan Pelaksana Keuangan Daerah Kabupaten Tulang Bawang. Metode penelitian dilakukan dengan dua pendekatan yaitu penelitian kepustakaan (library research) dan penelitian lapangan (Field research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya rata-rata dalam setiap program diperinci ke dalam beberapa kegiatan yang masing-masing mempunyai target kinerja yang berbeda-beda. (1) ASB untuk kegiatan pada Bagian Tata Usaha adalah sebesar Rp1.087.262.200,00 dan Bidang Pengadaan dan Kepangkatan adalah sebesar Rp575.165.030,00 kegiatan Bidang Pengembangan dan Diklat adalah sebesar Rp317.419.000,00 serta Bidang Pembinaan dan Informasi adalah sebesar Rp466.651.000,00. (2) Kebutuhan belanja yang wajar sesuai beban kerja pada Bagian Tata Usaha sebesar Rp1.087.262.200,00 dan terjadi overfinancing sebesar Rp17.737.800,00 atau sebesar 1,61%. Kegiatan pada Bidang Pengadaan dan Kepangkatan keseluruhan kebutuhan belanjanya sebesar Rp575.165.030,00 dan terjadi overfinancing sebesar Rp219.584.970,00 atau sebesar 34,94%. Untuk kegiatan pada Bidang Pengembangan dan Diklat kebutuhan belanjanya sebesar Rp317.419.000,00 terjadi overfinancing sebesar Rp18.931.000,00 atau 5,63%. Kegiatan pada Bidang Pembinaan dan Informasi keseluruhan kebutuhan belanjanya sebesar Rp466.651.000,00 terjadi overfinancing sebesar Rp849.000,00 atau sebesar 1,52%. (3) Proporsi belanja Bagian Tata Usaha terdiri dari: Belanja Pegawai sebesar 34,73%, Belanja Barang dan Jasa 7,90%, Belanja Modal 1,83%. Proporsi belanja keseluruhan pada Bagian Pengadaan dan Kepangkatan Belanja Pegawai 5,13%, Belanja Barang dan Jasa 18,36%, Belanja Modal 0%. Bagian Pengembangan dan Diklat Belanja Pegawai 8,11%, Belanja Barang dan Jasa 3,40%, Belanja Modal 1,48%. Proporsi belanja keseluruhan pada Bagian Pembinaan dan Informasi Belanja Pegawai 0,69%, Belanja Barang dan Jasa 18,37%, Belanja Modal 0%. Secara keseluruhan proporsi belanja yang dibutuhkan Badan Kepegawain Daerah Kabupaten Tulang Bawang Tahun Anggaran 2007 adalah Belanja Pegawai sebesar 48,66%, Belanja Barang dan Jasa sebesar 48,03%, dan Belanja Modal sebesar 3,31%.
This research is intended to calculate the average cost, standard spending assessment, and properly expenses which appropriate and meet with the need of each units in Local Civil Service Agency of Tulang Bawang Regency year 2007. The units are Bagian Tata Usaha, Bidang Pengadaan dan Kepangkatan, Bidang Pengembangan dan Diklat Pegawai, and Bidang Pembinaan dan Informasi Pegawai . Data used in this research is secondary data set mainly from Local Civil Service agency of Tulang Bawang Regency, Law Departement, and Regional Finance Division of Tulang Bawang Regency. The research method is done by two approaches that are literatures research (library research) and field research. Research result shows average cost of each programme itemize into several activities based on their performance target as follows: (1) the standard spending assessment for activities at Bagian Tata Usaha is IDR 1,087,262,200,00 activities at Bidang Pengadaan dan Kepangkatan is IDR 575,165,030,00 and activities at Bidang Pengembangan dan Diklat is IDR 317,419,000,00 while the standard spending assessment at Bidang Pembinaan dan Informasi is IDR 466,651,000,00 (2) Therefore, the need of common expenditure bugdet that appropriate with the working burden at Bagian Tata Usaha expense needed is IDR 1,087,262,200,00, it means that overfinancing happen about IDR 17,737,800,00 or 1.61%. On the other hand, for the activities at Bidang Pengadaan dan Kepangkatan the total expense needed is IDR 575,165,030,00 and overfinancing happen about IDR 219,584,970,00 or 34.94% on average. For all activities in the unit Bidang Pengembangan dan Diklat the appropriate expenditure budget needed is IDR 317,419,000,00. There is an overfinancing about IDR 18,931,000,00 or 5.63 percentage point on average. While, total expenditure needed for the activities at Bidang Pembinaan dan Informasi is IDR 466,651,000,00 and overfinancing for about IDR 849,000,00 or 1.52% on average. (3) The porportion of expenditure at Bagian Tata Usaha comprise of personnel expenditure 34.73%, material and services expenditure 7.90%, capital expenditure 1.83%. The porportion of total expenditure at Bidang Pengadaan dan Kepangkatan are personnel expenditure 5.13%, material and services expenditure 18.36%, capital expenditure 0%. The porportion of expenditure at Bidang Pengembangan dan Diklat include personnel expenditure 8.11%, material and services expenditure 3.40%, capital expenditure 1.48%. The porportion of total expenditure at Bidang Pembinaan dan Informasi personnel expenditure 0.69%, material and services expenditure 18.37%, capital expenditure 0%. As a whole, the porportions of official expenditure of Local Civil Service Agency of Tulang Bawang Regency in the year of 2007 can be divided as personnel expenditure 48.66%, material and services expenditure 48.03%, capital expenditure 3.31%.
Kata Kunci : Standar belanja,Kebutuhan belanja,Beban kerja unit,Bidang tata usaha,Pengadaan,Kepangkatan pegawai