Laporkan Masalah

Analisis sistem informasi geografis dan pengaruh pengadaan tanah untuk pelebaran jalan terhadap nilai tanah di sekitarnya tahun 2008 :: Studi pada Jalan Magelang-Keprekan Kabupaten Magelang

MUSLIH, Tuwuh, Drs. M.Edhie Purnawan, M.A

2008 | Tesis | S2 Magister Ekonomika Pembangunan

Pengadaan tanah untuk pelebaran jalan pada ruas jalan Magelang-Keprekan Kabupaten Magelang telah menaikkan ekspektasi masyarakat pemilik tanah pada lokasi tersebut terhadap nilai tanahnya. Hal ini menyebabkan terjadinya kenaikan nilai tanah pada lokasi tersebut, karena itulah penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh pengadaan tanah terhadap nilai tanah di sepanjang ruas jalan yang terkena pembebasan tanah di Kabupaten Magelang. Variabel terikat yang diukur pada penelitian ini adalah nilai tanah, sedangkan variabel bebasnya terdiri dari luas tanah, jarak ke CBD, elevasi, variabel dummy status tanah, variabel dummy place of interest, dan variabel dummy waktu transaksi yang menunjukkan waktu transaksi sebelum dan sesudah pengadaan tanah. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer merupakan hasil wawancara dengan pemilik tanah. Sampel yang diambil di Kecamatan Mertoyudan, dan Kecamatan Mungkid yang merupakan wilayah yang dilalui oleh ruas jalan yang akan dilebarkan. Data sekunder yang berupa data atribut objek atau merupakan pelengkap data primer diambil dari SISMIOP PBB Magelang dan Peta Kawasan ruas jalan yang terkena pelebaran jalan dari LARAP (Land Aqcuisition and Resettlement Action Plan) Kabupaten Magelang Tahun 2006. Alat analisis yang digunakan meliputi analisis spasial dan analisis regresi. Analisis spasial dengan menggunakan SIG untuk mendapatkan gambaran persebaran lokasi sampel dan peta tanah menurut penggunaan pada ruas jalan tersebut. Analisis regresi digunakan untuk mengetahui hubungan nilai tanah dengan pengaruh pengadaan tanah yang ditunjukkan oleh dummy waktu transaksi, luas tanah, jarak ke CBD, elevasi, dummy status tanah, dan dummy place of interest. Dengan analisis spasial menggunakan SIG, penelitian ini menemukan bahwa Kecamatan Mertoyudan yang letaknya lebih dekat ke CBD, sebagian besar penggunaan tanahnya digunakan untuk kawasan tempat tinggal dan kawasan komersial, sedangkan Kecamatan Mungkid yang letaknya lebih jauh dari CBD, sebagian besar penggunaan tanahnya digunakan untuk kawasan tempat tinggal dan lahan persawahan. Pada analisis regresi ditemukan bahwa terjadi kenaikan nilai tanah setelah pengadaan tanah oleh pemerintah bisa dilihat dari koefisien variabel dummy yang bertanda positif. Hasil analisis spasial dan regresi saling mendukung untuk menjelaskan pengaruh pengadaan tanah terhadap nilai tanah pada ruas jalan Magelang-Keprekan Kabupaten Magelang.

The Land Acquisition by Government of Magelang Municipality for highway expansion on road of Magelang-Keprekan in 2006, causing higher expectation to the land owner on their land value. This research is conducted to analyze the impact of land acquisition to the land value, using land value as dependent variable and the independent variable are lot size, distance to CBD, elevation, land status, place of interest, and transaction time include before and after the land acquisition as dummy variable. This study uses primary and secondary datas. Primary datas were collected from interview with land owner. Observation area selected are parcels along the expansion road passing Mertoyudan Subdistrict and Mungkid Subdistrict. This research uses attribute data or suplement datas from SISMIOP KPPBB Magelang and LARAP (Land Acquisition and Resettlement Action Plan) Magelang Municipality year 2006. Spatial analysis and regression analysis were used to analyze the impact of land acquisition to land value and to describe the dispersion of sample location and land use pattern. Using spatial analysis, this research discovers that in Mertoyudan Subdistrict (close to CBD), most of land were used as residential and commercial area, but in Mungkid Subdistrict (far away from CBD), most of land were used as residential and farming area . Regression analysis show that transaction time include before and after the land acquisition dummy variable are significantly influence the land value, this reflects the land value increasing. The spatial analysis and regression analysis are consistent to describe the impact of land acquisition to land value

Kata Kunci : Pengadaan tanah, Nilai tanah, GIS, land acquisition, highway expansion,land value


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.