Pengaruh dana transfer pemerintah dan pendapatan asli daerah terhadap alokasi belanja pembangunan :: Studi pada kabupaten-kota di Provinsi Bengkulu, 1995-2005
AJI, Seno Bayu, Dr. Samsubar Saleh, M.Soc.Sc
2008 | Tesis | S2 Magister Ekonomika PembangunanPermasalahan utama yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana kecenderungan (trend) belanja pembangunan, menguji apakah terdapat perbedaan alokasi belanja pembangunan antarkabupaten/kota serta menganalisis seberapa besar dana transfer pemerintah dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh terhadap belanja pembangunan kabupten/kota di Provinsi Bengkulu periode 1995-2005. Teknik yang digunakan masing-masing adalah analisis trend, uji beda rata-rata dan analisis regresi dengan metode Generalized Least Squares (GLS) dengan pendekatan common effect dan fixed effect untuk mengidentifikasi penentu alokasi belanja pembangunan kabupten/kota di Provinsi Bengkulu Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data panel yang menggabungkan data runtut waktu periode 1995-2005 dan cross section empat kabupaten/kota di Bengkulu. Data terdiri dari transfer dana alokasi, Dana Bagi Hasil (DBH) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan belanja pembangunan yang diperoleh dari website Dirjen Perimbangan Keuangan Departemen Keuangan Republik Indonesia. Temuan utama adalah pertama, ditemukan kecenderungan belanja pembangunan yang meningkat. Kedua, tidak terdapat perbedaan rata-rata belanja pembangunan. Ketiga, dana alokasi, DBH dan PAD berpengaruh positif terhadap belanja pembangunan kabupten/kota di Provinsi Bengkulu namun pengaruh dana alokasi lebih kuat daripada DBH dan PAD.
The main problems which will be discussed in this research is how trend development expenditures, difference average tests of allocation of development expenditures between sub-provinces and analyses how much Intergovernmental transfer and local privat income (PAD) influence to the development expenditures of sub-provinces in Bengkulu period 1995-2005. Techniques applied in this research are trend analysis, difference average test and regression analysis with Generalized Least Squares (GLS) method with common effect and fixed effect approach to identify allocation determinant of development expenditure of sub-provinces in Bengkulu This research is using secondary data in the form of panel data merging time series 1995-2005 and cross section for four sub-provinces in Bengkulu. Data consists of allocation fund transfer, yield transfer fund (DBH) and PAD and development expenditures obtained from website of Director-General of Standard Counter Balance of Treasury Department Republic of Indonesia. The main finding are first, found trend of increasing development expenditures. Second, there are no differences of average of development expenditures. Third, allocation fund, DBH and PAD influence positively to development expenditures of sub-provincies in Bengkulu but stronger allocation than DBH and PAD.
Kata Kunci : Belanja pembangunan,Analisis data panel, development expenditures and panel data analysis