Pelaksanaan eksekusi obyek jaminan produk jasa Ar-rahn pada Pegadaian Syariah Cabang Pekalongan
FAHRUROZI, Imron, Prof. Dr. Abdul Ghofur Anshori, SH., MH
2008 | Tesis | S2 Magister KenotariatanTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mengenai pelaksanaan eksekusi obyek gadai (lelang/bai’al-muzayada) pada Pegadaian Syariah Cabang Pekalongan, dan untuk mengetahui upaya yang ditempuh oleh Pegadaian Syariah Cabang Pekalongan dalam menyelesaikan masalah gadai serta cara mengatasi kendala dalam pelaksanaan lelang berdasarkan syariah Islam. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris yaitu penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan kepustakaan untuk memperoleh data sekunder untuk kemudian dilanjutkan dengan penelitian lapangan untuk memperoleh data primer. Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan eksekusi obyek gadai pada pegadaian syariah tidak diatur secara khusus mengenai bagaimana pelaksanaan lelang berdasarkan prinsip syariah. Pelaksanaan lelang berdasarkan prinsip syariah Islam merupakan suatu hal yang harus dilaksanakan dalam praktek pelelangan oleh pegadaian syariah, agar eksekusi obyek gadai (marhun) sesuai dengan syariah Islam. Pelelangan obyek gadai dapat terjadi dalam beberapa hal, pertama karena kehendak rahin yang tidak ingin mengembalikan pinjamannya (marhun bih), kedua karena keadaan ekonomi rahin yang kurang mampu sehingga tidak dapat mengembalikan pinjamannya (marhun bih). Sedangkan faktor-faktor yang menjadi kendala dalam pelaksanaan lelang dapat berupa, faktor intern dan faktor ekstern dari pegadaian syariah. Eksekusi terhadap obyek gadai melalui lelang merupakan solusi terakhir apabila memang upaya lainnya sudah tidak dapat ditempuh oleh pegadaian syariah (murtahin) dan nasabah (rahin).
The objectives of this research is understanding the implementation of pawning object execution (auction/bai’al-muzayada), pawning problem solving and auction according to Islamic Law in sharia pawnshop Pekalongan. This research is an empirical juridical research, which is emphasizing in a library research which is completed with a practice at field to collect primary and secondary data. The research result shows that the execution of pawning object has no special rule according to Islamic Law. The auction should be done according to Islamic Law in ensuring that pawning object execution (marhun) running on the right track. The auction of pawning object could take place in some case. First, because of the rahin’s will that have no willingness to refund the loan (marhun bih), Second, because of the rahin’s economical constraint that cause rahin couldn’t refund his loan (marhun bih). Whereas, the obstacle factors of the auction implementation could be intern and extern factor of the sharia pawnshop. The execution of pawning object is a final solution in order that the pawnshop (murtahin) and customers (rahin) couldn’t see other solutions.
Kata Kunci : Eksekusi lelang,Gadai (rahn),Auction execution, pawning (rahn)