Laporkan Masalah

Basis dan strategi kandidat dalam kompetisi internal partai politik :: Pencalonan bupati dan wakil bupati di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali

ARDANA, I Wayan, Dra. Ratnawati, SU

2008 | Tesis | S2 Ilmu Politik

Tulisan ini membahas tentang kompetisi pencalonan kepala daerah di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Gianyar, terfokus pada eksplorasi basis keunggulan dan strategi kandidat. Basis keunggulan kandidat ditelusuri dari berbagai latar belakang keunggulan kandidat yang dipetakan menjadi tiga modal, yakni : modal politik, modal sosial dan modal ekonomi. Sementara strategi kandidat dilihat dari empat pilihan kegiatan, yang meliputi : pemanfaatan isu, lobby-lobby politik, kapitalisasi jabatan dan pemanfaatan media massa untuk mempengaruhi maupun mengalang dukungan politik di partai. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif. Data diperoleh dari sumber data primer dan skunder, dengan teknik pengumpulan data melalui metode wawancara/interview, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isu kedekatan dengan elit-elit berpengaruh di PDIP, terutama kedekatan emosional dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri menjadi demikian superior atas isu-isu lainnya dalam kompetisi di PDIP. Dikatakan superior, karena memiliki pengaruh paling menentukan warna dan hasil akhir dari kompetisi yang terjadi. Kandidat yang memiliki kedekatan emosional dengan elit-elit berpengaruh di PDIP dapat dikatakan telah memiliki basis yang sangat menentukan. Bahkan dengan isu kedekatan itu, seorang kandidat dapat memanfaatkannya menjadi strategi jitu untuk mempengaruhi maupun menggalang dukungan politik di PDIP. Penjelasan ini akhirnya semakin menegaskan bahwa strategi seorang kandidat akan menjadi efektif memenangkan kompetisi, manakala didukung oleh adanya basis yang memadai. Namun demikian, meskipun isu kedekatan dengan elit berpengaruh dapat digarap sebagai basis sekaligus strategi penentu, namun basis dan strategi lainnya tetap menjadi penting dan berpengaruh terhadap sukses tidaknya kandidat untuk muncul maupun memenangkan kompetisi di PDIP. Sehingga dalam konteks penelitian ini, latar belakang kedekatan dengan elit berpengaruh di PDIP merupakan basis utama, sementara latar belakang lainnya adalah basis pendukung. Sementara jika dilihat dari penerapan strategi, maka pemanfaatan isu kedekatan dengan elit berpengaruh di PDIP merupakan strategi yang paling efektif untuk mempengaruhi maupun menggarap dukungan politik di PDIP. Penerapan strategi lainnya tetap mendukung dan berpengaruh, namun tingkat efektivitasnya masih di bawah pemanfaatan isu kedekatan dengan elit berpengaruh di PDIP. Dalam penelitian ini diketahui bahwa basis keunggulan dan strategi yang diterapkan pasangan A.A.G. Agung Bharata, SH dan Putu Yudhany Thema, SE lebih mengungguli pasangan Dewa Putu Wardana, SH dan Dewa Made Sutanaya, SH. Pemanfaatan basis untuk mendukung penerapan strategi dari pasangan A.A.G. Agung Bharata, SH dan Putu Yudhany Thema, SE berhasil memenangkan kompetisi politik di PDIP. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka pemahaman tentang basis dan strategi menjadi penting untuk dipahami para kandidat yang hendak berkompetisi di PDIP. Dengan pemahaman tersebut tentunya kandidat dapat lebih dini mempersiapkan basis dan strategi apa yang mesti dikembangkan ketika berkompetisi di PDIP. Disamping itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran awal bagi agenda penelitian selanjutnya. Agenda tersebut khususnya study tentang aktor maupun rekruitment politik dalam kompetisi internal partai politik.

This paper discusses competition in internal candidacy of local leader in the Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) of Gianyar Regency. This research focused on exploration of advantage basis and candidate’s strategy. Candidate’s advantage basis was traced from various backgrounds of candidate advantages that is mapped into three capitals: political capital, social capital and economic capital. Meanwhile, candidate’s strategy was observed in four activity choices: use of issues, political lobbies, position capitalization and use of mass media to influence or collect political support within the party. This research was descriptive explorative research. Data was obtained from primary and secondary data. Data collection used interview, observation and document study. Result of the result indicated that issue of elite closeness have influence in PDIP, especially emotional closeness with General Chairperson of PDIP, Megawati Soekarnoputri, was superior to other issues in competition within PDIP. It was superior, because it has effect that mostly determines direction and outcome of occurred competition. Candidate having emotional closeness with influencing elite within PDIP may be said has the determining basis. Even with issue of closeness, a candidate can use best strategy to influence or collect political support within PDIP. The explanation confirmed more that strategy of a candidate will be effective to win the competition when is supported with sufficient basis. However, although issue of closeness to the influencing elites may be made as basis and determining strategy, but other basis and strategy remain important and influencing the success of the candidate to win competition within PDIP. In this research context, background of closeness to influencing elites is main basis, while other background was supporting basis. Meanwhile, from strategy implementation point of view, use of issue of closeness to influencing elites in PDIP is the most effective strategy to affect or collect political support in PDIP. Implementation of other strategy remained supporting and influencing, but its effectiveness level is still below use of issue of closeness to influencing elites in PDIP. This research indicated that advantage basis and political strategy candidates A.A.G Agung Bharata, SH and Putu Yudhany Thema, SE applied was superior to one of Dewa Putu Wardhana, SH and Dewa Made Sutanaya, SH. Use of basis to support implementation of strategy by candidate A.A.G Agung Bharata, SH and Putu Yudhany Thema, SE have win political competition in PDIP. Based on the result, basis and strategy is important to understand by candidates that will compete internally in PDIP. Therefore, having the understanding, candidate will be able to earlier prepare basis and strategies that will be developed when participate in competition in PDIP. In addition, the results of the research provide early description for agenda of further research. The agenda is particularly study on political actor or political recruitment in internal competition within political party.

Kata Kunci : Kompetisi politik,Basis keunggulan kandidat,Strategi kandidat,political competition, candidate’s advantage basis and candidate’s strategy


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.