Laporkan Masalah

Strategi partai politik menghadapi pemilu :: Studi strategi pengakaran partai dan upaya memperluas basis dukungan DPW PKS Sumatera Selatan dalam Pemilu 2009

ABDULLAH, Dr. Pratikno, M.Soc.Sc

2008 | Tesis | S2 Ilmu Politik

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengakaran dan upaya memperluas basis dukungan Partai Keadilan Sejahtera Sumatera Selatan dalam menghadapi pemilihan umum 2009. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana strategi DPW Partai Keadilan Sejahtera Sumatera Selatan dalam pengakaran dan upaya memperluas basis dukungan menghadapi pemilu 2009. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif diskriptif. Unit analisa data dalam penelitian ini adalah DPW Partai Keadilan Sejahtera Sumatera Selatan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan pendekatan kualitatif secara induktif yaitu suatu analisa yang berdasarkan data, fakta dan informasi empiris. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, strategi DPW Partai Keadilan Sejahtera Sumatera Selatan dalam mengakarkan partai dilakukan dengan menerapkan model dan sistem kaderisasi, program kerja partai melalui gerakan dakwah, program sosial kemasyarakatan, aktifitas kader dan anggota legislatif di lingkungan masyarakatnya serta pendanaan kegiatan pengakaran. Kedua, strategi memperluas basis dukungan ke berbagai segmen masyarakat dengan cara mempertahankan positioning PKS, menetapkan target masyarakat yang akan menjadi sumber dukungan baru. Perluasan dukungan diupayakan melalui direct marketing dan marketing gerilya seperti telah dilaksanakan dalam pemilu 2004. Berdasarkan logika-logika tertentu, DPW Partai Keadilan Sejahtera Sumatera Selatan lebih mempertimbangkan aspek pragmatisme, perluasan jaringan, pemanfaatan media, bersikaf inklusif di masyarakat dengan lebih lunak dalam hal agama, budaya dan ideologi, serta ketokohan seseorang di masyarakat. Sikap inklusif ini berimplikasi pada sebagian kader yang keluar dari PKS karena menilai PKS tidak lagi konsisten dengan perjuangan dakwah partai. Kesimpulannya, upaya pengakaran dilakukan dengan menjalankan seluruh aktifitas kader maupun program kerja untuk memperkuat dukungan yang selama ini yang telah dimiliki PKS. Perluasan basis dukungan dilakukan dengan menetapkan segmen dan target masyarakat yang dijadikan sebagai sumber dukungan bagi PKS, mempertahankan positioning PKS, melakukan direct marketing dan marketing gerilya. Perluasan basis dukungan juga dilakukan dengan mempertimbangkan aspek pragmatisme, jaringan, budaya, agama, ideologi, ketokohan dan media. Pengakaran dan perluasan basis dukungan telah menimbulkan dilema, antara mempertahankan pola pengkaderan atau memperluas basis dukungan dengan melonggarkan pola perkaderan yang demikian ketat. Dilema ini juga mencerminkan adanya pergeseran PK-Sejahtera dari partai kader ke arah partai cacth all.

The research aims to find out rooting strategy and extending the supporting base of Partai Keadilan Sejahtera (Prospereous Justice Party) in South Sumatera to encounter general election 2009. The problem raised is how does strategy of DPW Partai Keadilan Sejahtera, South Sumatera on rooting and extending the supporting base in general election 2009. The kind of research used is descriptive qualitative research. Data analysis unit in this research is DPW Partai Keadilan Sejahtera, South Sumatera. Data obtained through observation, interview and documentation. Data analyzed by inductively qualitative approach, an analysis based on data, fact and empirical information. The result shows; First, the rooting strategy implemented by DPW Partai Keadilan, South Sumatera with organizing all cadre activities or party working program to strengthen the support have been possessed by Partai Keadilan Sejahtera by applying cadres system and model, party working program through religious proselytizing activities, social program and cadres activities and legislative member on its community milieu and funding to rooting activities. Second, the strategy extends a supporting base from various community segments by means of maintain positioning PKS, determine the community target that will be a new supporting source. The support expansion was exerted by direct and guerrilla marketing like has been done in general election 2004. Based on certain logics, DPW Partai Keadilan Sejahtera, South Sumatera have more considered pragmatism aspect, extending network, utilization media, inclusive in community and more soft in religion, culture and ideology and personal veneration in community. Such inclusive attitude have implicated to majority cadres that left PKS since they appraised PKS did not consistent yet with the struggle of party religious proselytizing The conclusion, rooting initiative was carried out by performing all cadre activities or work program to strengthen the support that owned by PKS during the time. The supporting base expansion was taken by determining the community segment and target made as the supporting source for PKS, maintain the PKS positioning, doing direct and guerrilla marketing. The supporting base expansion was done as well by considering pragmatism aspect, network, culture, religion, personal veneration and media. The rooting and supporting base expansion have appeared a dilemma, both maintaining pattern to built the cadre or escalating the supporting base by loosening the tight pattern to built the cadre. This dilemma have reflected as well the shift of PK-Sejahtera from cadre party into catch all party.

Kata Kunci : Pengakaran,Perluasan basis dukungan,Partai Keadilan Sejahtera,Rooting, the Supporting Base Expansion, Prosperous Justice Party


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.