Laporkan Masalah

Partisipasi masyarakat dalam program usaha peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga (UPPKS) dan relevansinya untuk peningkatan pendapatan keluarga :: Studi kasus UPPKS di Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat

AZEHAR, Syamsul, Dra. Agnes Sunartiningsih, M.S

2008 | Tesis | S2 Sosiologi

Latar belakang penelitian ini berangkat dari upaya peningkatan kesejahteraan dalam program UPPKS (Upaya Peningkatan Pendapatan dan Keluarga Sejahtera) di Kecamatan Kumai Kotawaringin Barat. Kelompokkelompok UPPKS dalam menjalankan kegiatannya membutuhkan keterlibatan masyarakat sehingga menghasilkan peningkatan pendapatan sebagai syarat adanya peningkatan kesejahteraan keluarga. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: bagaimana aktivitas kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) dalam meningkatkan pendapatan keluarga? Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif diskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, diskusi kelompok dan dokumentasi. Keabsahan data diuji dengan teknik triangulasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan-kegiatan dalam UPPKS di Kecamatan Kumai ada yang bersifat perorangan, ada pula yang diusahakan bersama-sama dalam sebuah kelompok usaha. Jenis usahanya umumnya berupa industri makanan ringan sekala rumah tangga dan usaha warung kelontong. Pembinaan dalam kelompok dilakukan pada setiap 1 bulan sekali. Anggotaanggota UPPKS telah menyadari bahwa kegiatan UPPKS merupakan upaya pemberdayaan sehingga setiap anggota menyadari besarnya pengaruh partisipasi anggota terhadap keberhasilan UPPKS, namun selama ini para anggota masih sangat bergantung pada stimulan berupa modal dan pembinaan dari pemerintah. Kelompok UPPKS “Lestari III”, Kelompok UPPKS “Semangka” di Kelurahan Kumai Hilir, dan Kelompok UPPKS “Penata Ibu” di Kelurahan Kumai Hulu, menunjukkan terdapatnya partisipasi dari keluarga yang menjadi anggota kelompok, baik partisipasi dalam perencanaan, pelaksanaan maupun dalam evaluasi. Kegiatan UPPKS telah berdampak pada peningkatan pendapatan keluarga yang berarti adanya peningkatan kesejahteraan keluarga anggotaanggotanya. Kesimpulannya, partisipasi warga dalam kegiatan UPPKS didorong oleh kepentingan dirinya untuk meningkatkan kesejahteraan. Para anggota terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi. Namun ketergantungan terhadap bantuan modal dalam kegiatan UPPKS telah menyebabkan kelompok UPPKS “Lestari III”, Kelompok UPPKS “Semangka”, dan Kelompok UPPKS “Penata Ibu” belum dapat mengembangkan usaha secara lebih mandiri. Pengaruh UPPKS dirasakan oleh para anggota yaitu adanya bantuan modal dan fasilitas simpan pinjam yang dikelola kelompok

This research is grounded on the improvement effort of UPPKS (Family Income And Wealth Improvement) Program in Kumai sub-district, West Kotawaringin district. In performing their activities, the UPPKS groups require public involvement resulting in improved income as the condition of improved family wealth. Problem of the research relates to: how is the activity of UPPKS groups in improving family income? Descriptive qualitative method was used in the research. Data were collected through observations, interviews, group discussions and documentations. Data validity were tested using triangulation technique. Analysis on the data gathered were performed through the use of descriptive analysis. Results indicated that the activities of UPPKS in Kumai sub-district were performed by individual person and collective group business. The business types, generally, involved home-scale snack food industries and stalls . Group supervisions were conducted once a month. The UPPKS members realized that the UPPKS activities were efforts of improving family income; hence, individual member realize the impacts of participants’ members on the success of UPPKS. However, to this date members has still relied on the stimulants in terms of capital and government supervision. The “Lestari III”, “Semangka” UPPKS groups of Kelurahan Kumai Hilir, and the “Penata Ibu” UPPKS group of Kelurahan Kumai Hulu indicated family participations of those belong to group members, participations during planning, implementation and evaluation stages. The UPPKS activities impacted improved family income showing improvement in family wealth of members. It was concluded that public participation in the UPPKS activities were encouraged by self-interests of wealth improvement. The members involved in planning, implementation, supervision and evaluation stages. However, the independency on capital in UPPKS activities had leaded the “Lestari III”, “Semangka”, and “Penata Ibu” UPPKS group has not been able to develop more independent business yet. The influences of UPPKS were considered by their members, i.e., available capital assistance and loan saving facility that groups manage.

Kata Kunci : Partisipasi,UPPKS,Pendapatan keluarga, participation, UPPKS, Family Income


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.