Laporkan Masalah

Ideologi gender dalam rubrik Oh Mama, Oh Papa di Majalah Kartini :: Kajian analisis wacana kritis

AJI, Dwi Cahyono, Prof. Dr. I Dewa Putu Wijana, S.U., M.A

2008 | Tesis | S2 Linguistik

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur yang membangun wacana, aspek-aspek situasi tutur wacana, dan menjelaskan muatan ideologi yang terkandung dalam wacana Oh Mama, Oh Papa (OMOP) di Majalah Kartini. Studi wacana merupakan disiplin ilmu yang bertujuan menyelidiki bukan saja hubungan antara bentuk dan makna, melainkan juga keterkaitan antara bentuk dan fungsi bahasa di dalam komunikasi yang menggunakan bahasa sebagai sarananya. Selanjutnya, analisis wacana merupakan kajian yang memfokuskan pada hubungan antara bahasa dan konteks penggunaannya Melalui analisis wacana akan terbuka tabir keberuntunan pola pikir atau hubungan antarmakna dan kelogisan hubungan makna yang terkandung dalam wacana. Sebagai wujud konkret dari proses komunikasi, wacana terikat pula oleh situasi tutur yang melingkupinya. Oleh karena itu, dalam memahami wacana haruslah mempertimbangkan aspek-aspek situasi tuturnya yaitu, (i) penutur (addresser), penerima tutur (receiver), dan sasaran tutur (addresse), (ii) konteks tuturan, (iii) tujuan tuturan, (iv) tuturan sebagai tindak verbal, (v) tuturan sebagai produk tindak verbal. Selain daripada itu, wacana pada dasarnya merupakan representasi dari praktik sosial. Dalam hal ini, praktik sosial salah satunya dimaknai sebagai praktik ideologi sehingga melalui analisis wacana akan terungkap adanya praktik ideologi yang tersembunyi dalam wacana. Penelitian ini mengambil data bahasa dari wacana yang terdapat pada rubrik Oh Mama, Oh Papa dalam majalah Kartini sebagai data tulis. Di samping itu, dilakukan wawancara untuk mengecek keabsahan data melalui metode triangulasi. Dalam analisisnya, penelitian ini melalui tiga tahapan, pertama analisis struktur wacana, kedua, analisis fungsi bahasa yang terangkum dalam aspek-aspek situasi tutur, dan ketiga, analisis wacana kritis dengan cara menginterpretasikan bagian-bagian wacana melalui elemen-elemen tema, skema, latar, detil, koherensi, leksikon, grafis, dan metafora. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur wacana OMOP di dalamnya terdapat bagian-bagian yang membentuk sebuah wacana. Bagian-bagian tersebut meliputi unsur wajib, pilihan (optional), dan pengulangan. Selanjutnya, wacana Oh Mama, Oh Papa terikat pula pada situasi tutur tertentu, pertama, penutur (addresser), penerima tutur (receiver), dan sasaran tutur (addresse), kedua, konteks tuturan, ketiga, tujuan tuturan, keempat, tuturan sebagai tindak verbal, dan kelima, tuturan sebagai produk tindak verbal. Di samping itu, wacana Oh Mama, Oh Papa di dalamnya terkandung ideologi gender yang tampak melalui elemen-elemen tema, skema, latar, detil, koherensi, leksikon, grafis, dan metafora.

The aim of the research is to describe the structure of constructing discourse, the aspect of discourse speech situation, and explain the ideology which is found on discourse “Oh Mama, Oh Papa” in Kartini Magazine. A Discourse study is a science which has purpose to investigate not only the relation between structure and meaning but also the interrelatedness between structure and the function of language as a means of communication. Furthermore, the study of discourse is a science that focuses on the relation between language and the context of using language. Through discourse analysis it will be revealed the interrelated of meaning and the logic of interrelated meaning on content of discourse. Discourse is influenced by speech situation on the process of communication. Therefore, understanding about discourse has to consider the aspect of discourse speech situation, namely: i) addresser, receiver, and addressee. ii). discourse context. iii) discourse aim. iv). discourse as a speech act v). discourse as a product of speech act. Beside that, discourse is basically a representative of social practice. In this case, one of the meaning of social practices is a practice of ideology so that through discourse analysis it will be revealed the practice of ideology which hidden on discourse. The data of the research is taken from the discourse on Kartini Magazine in column “Oh Mama, Oh Papa”. To get the data validity, the researcher uses triangulation method such as interview. In the analysis, this research has three phases. First, discourse structure analysis, second, the language function analysis which found on the aspect of discourse speech situation, third, critical discourse analysis by interpreting parts of discourse through the theme, scheme, setting, details, coherence, lexicon, graphics, and metaphor. The result of analysis shows that the structure discourse OMOP found elements which create a discourse. The elements of discourse OMOP include obligation element, choice element, and repeating element. Furthermore the discourse ‘Oh Mama Oh Papa’ is linked with certain speech situation, namely i). addresser, receiver, and addressee. ii). discourse context. iii) discourse aim. iv). discourse as a speech act. v). discourse as a product of speech act. Then, the discourse OMOP contains a gender ideology that recognizable through the theme, scheme, setting, details, coherence, lexicon, graphics, and metaphor.

Kata Kunci : Situasi tutur,Ideologi gender,Analisis wacana kritis, speech situation, gender ideology, critical discourse analysis.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.