Iklan layanan masyarakat di Kota Padang :: Tinjauan sosiopragmatik
LADYANNA, Sonezza, Prof. Dr. I Dewa Putu Wijana, S.U., M.A
2008 | Tesis | S2 LinguistikTesis ini berjudul “Iklan Layanan Masyarakat di Kota Padang Tinjauan Sosiopragmatik. Tesis ini bertujuan untuk membahas bentuk aspek kebahasaan, penggunaan aneka jenis tindak tutur, penggunaan aspek situasional yang memengaruhi tindak tutur, dan fungsi dari iklan layanan masyarakat di Kota Padang. Penelitian ini dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tahap penyediaan data, tahap analisis, dan tahap penyajian hasil analisis. Pada tahap penyediaan data, data dikumpulkan dengan memotret dan mencatat. Data didapatkan dari spanduk dan baliho yang ada di Kota Padang pada kurun waktu 2006-2007. Metode dalam analisis data adalah metode kontekstual dengan menggunakan teori dalam kajian sosiopragmatik. Penyajian hasil analisis data, dilakukan secara deskriptif. Untuk uraian aspek kebahasaan yang didapat dari hasil analisis data, dideskripsikan dari tataran terendah ke tataran yang lebih tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan layanan masyarakat di Kota Padang menggunakan bahasa Indonesia ragam bahasa formal dan informal, serta aspek kebahasaan dalam bentuk repetisi, singkatan, akronim, campur kode, sinekdoke totum pro parte, eufemisme, pepatah adat, dan bahasa daerah. Penggunaan aspek kebahasaan ini memberi nilai lebih bagi iklan layanan masyarakat karena menarik perhatian lawan tutur sehingga keefisienan dan keefektifan penyampaian iklan menjadi semakin ekonomis. Dalam iklan layanan masyarakat di Kota Padang, ditemukan penggunaan aneka jenis tindak tutur yaitu tindak tutur langsung, tindak tutur tidak langsung, tindak tutur langsung literal, tindak tutur langsung tidak literal, tindak ilokusi, dan tindak perlokusi. Penggunaan jenis tindak tutur disesuaikan dengan kearifan lokal setempat sehingga iklan layanan masyarakat tersebut akan menjadi efisien dan efektif. Aspek situasional dalam iklan layanan masyarakat di Kota Padang meliputi beberapa aspek yaitu aspek penutur (Pemerintah Kota Padang dengan Dinas Kesehatan Kota Padang, Kepolisian, Dinas Pendapatan Daerah Kota Padang, Dinas Perhubungan dan Jasa Raharja, dan Badan Internasional dan Penanganan Bencana.), lawan tutur (masyarakat Kota Padang), topik (kesehatan, kebersihan, sosial budaya, kedisiplinan, keamanan, perpajakan, dan agama), lokasi (di tempattempat umum yang ramai dikunjungi dan dilewati orang sesuai dengan pesan yang disampaikan), dan tujuan (membentuk masyarakat yang peka terhadap permasalahan yang berkembang, cerdas, aman, damai, dan sejahtera berdasarkan ajaran Agama Islam). Fungsi iklan layanan masyarakat di Kota Padang adalah fungsi informatif dan fungsi persuasi. Setelah itu, barulah fungsi fungsi pendidikan, direktif, dan propaganda.
The title of this thesis is “The Public Advertisement In Padang City As The Sociopragmatic Studyâ€. This thesis is written to discuss the form of linguistic aspect, the use of a variety of speech acts, the use of situational aspect which influences speech acts, and the function of public advertisement in Padang City. This research is done through three phases which are data gathering phase, analysis phase, analysis result presentation phase. In data gathering phase, data is collected by means of photographing and taking notes. Data is collected from banners and billboards in Padang City throughout 2006-2007. The method used in data analysis is contextual method by using theory in sociopragmatic studies. The result of data analysis is presented descriptively in which all of the language aspects are described from low to high level. Research result shows that public advertisement in Padang City use various formal and informal language, also linguistic aspects such as repetition, abbreviation, acronym, code mixing, totum pro parte synecdoche, euphemism, old proverb, and local language. The use of linguistic aspect gives an added value to public advertisement because it draws the attention of participants thus the efficiency and effectiveness of advertisement delivery become more economic. In public advertisements in Padang City, there are uses of an assortment of speech acts, which are direct speech act, indirect speech act, direct literal speech act, direct nonliteral speech act, illocutionary act, and perlocutionary act. The use of speech act is adjusted to fit the local wisdom in order for public advertisement to be efficient and effective. Situational aspect in public advertisement in Padang City covers several aspects which are speaker aspect (Padang City Government with Health Department of Padang City, Police Department, Regional Income Department of Padang City, Transportation Department and Jasa Raharja, and International and Disaster Management Agency), participants (Padang City society), topics (health, sanitation, social cultural, discipline, security, tax, and religion), location (public places with intense visit and passage of people), and purposes (build a conscious society toward current issues, intelligent, secure, peaceful, and wealthy according to Islam). Functions of public advertisement in Padang City are informative function and persuasive function. Only afterwards, education, directive, and propaganda function.
Kata Kunci : iklan layanan masyarakat, sosiopragmatik, Kota Padang, public advertisement, sociopragmatic, Padang City