Perubahan nama-nama berbahasa Arab di Krapyakkulon :: Kajian sosioetnolinguistik
ANAM, Samsul, Prof. Dr. Soepomo Poedjosoedarmo
2008 | Tesis | S2 LinguistikPenelitian yang berjudul “Perubahan Nama-Nama Berbahasa Arab di Krapyakkulon†ini membahas tentang bentuk-bentuk nama berbahasa Arab yang digunakan oleh masyarakat Yogyakarta khususnya Krapyakkulon berikut perubahan-perubahan yang terjadi. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk-bentuk nama berbahasa Arab yang digunakan oleh masyarakat Yogyakarta khususnya Krapyakkulon, yang dibagi dalam tiga fase, yaitu fase pra-modern, fase modern, dan fase post modern, mengamati perubahan yang terjadi, serta mencari faktor-fakor penyebab terjadinya perubahan-perubahan tersebut. Data penelitian berupa data tertulis yang diambil dari data nama-nama penduduk dusun Krapyakkulon RT 07 yang terdapat dalam Kartu Keluarga yang dicopy dari ketua RT setempat. Dari data yang ada dilakukan identifikasi terhadap nama-nama yang dicurigai berasal dari bahasa Arab atau kombinasi antara Arab dan Jawa yang selanjutnya diklasifikasikan pada fase-fase yang telah ditentukan, baru kemudian dilakukan analisis dan interpretasi guna mengetahui perubahanperubahan yang terjadi serta faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan tersebut. Hasil analisis menunjukkan, bahwa tiap-tiap fase memiliki style sendirisendiri yang terlihat jelas baik dalam kuantitas ataupun kualitas leksikon yang digunakan. Perubahan yang terjadi pada tiap-tiap fase meliputi perubahan fonologis, seperti substitusi /’/ > /ng/, /o/ > /a/, /t/ > /v/, pelesapan fonem /h/ > Ø, dan penambahan fonem Ø > /h/; perubahan sintak, seperti perubahan yang terjadi dalam penggabungan kata atau hibridisasi, dan perubahan leksikon yang mencakup adanya leksikon yang tidak digunakan lagi, munculnya leksikon-leksikon baru, serta munculnya leksikon-leksikon yang mendapat sentuhan dari bahasa lain, baik bahasa asing, bahasa daerah, ataupun bahasa Indonesia. Faktor-faktor penyebab perubahan nama-nama diri berbahasa Arab di Krapyakkulon meliputi faktor geografis, faktor historis, faktor kontak bahasa, faktor ilmu pengetahuan dan media, faktor sosial dan derajat keislaman, faktor budaya, dan faktor prestise.
The title of This research is “Perubahan Nama-Nama Berbahasa Arab di Krapyakkulon: Kajian Sosioetnolinguistik†(“The Arabic Names change in Krapyakkulon: a Study of Socioetnolinguistictâ€). It discuss about Arabic’s name forms that used by Yogyakarta’s society especially Krapyakkulon residents and its change that happen. The purpose of this research is to describe the Arabic’s name forms that used by Yogyakarta’s society especially Krapyakkulon residents which were divided to three phase, that are pre-modern phase, modern phase and post modern phase, to observe the changing that happened, and to search the caused factors of those changing. The research data taken from resident’s names of seven neighborhood association (RT 07) of Krapyakkulon in family card that copied from head of neighborhood association. From those data, identification is done to the names which are suspicious come from Arab language or combination between Arabic and Indonesian language then classified to definite phases and finally analysis and interpretation are done to know the changing that happen and what is caused factors of those changes. Analysis result show that every phase has itself style that can be seen clearly in the lexicon quantity or quality which is used. the changing that happen at every Phase includes phonology such us substitution of /’/ >/ng/, /o/ >/a/, /t/ > /v/, phoneme dissipation of /h/ > Ø, and adding phoneme of Ø > /h/; syntax changing such us changing that happen in the annexation and morphosyntax, and lexicon change include the lexicon was not used again, emerge new lexicon, emerge lexicon that get influences from others language both foreign language, local language, and Indonesian language. The caused factors of the Arabic names change in Krapyakkulon regency are geographic factor, history factor, language contact factor, media and knowledge factor, social and Islamic degree factor, culture factor, and prestise factor.
Kata Kunci : Bentuk,nama bahasa Arab,Perubahan sosioetnolinguistik, form, changing, and caused factors.