Laporkan Masalah

Pemerolehan dan perkembangan bahasa anak usia 1-2 tahun :: Sebuah studi kasus

BUDHIONO, Ralph Hery, Dr. Stephanus Djawanai, M.A

2008 | Tesis | S2 Linguistik

Tesis ini dijuduli “Pemerolehan dan Perkembangan Bahasa Anak Usia 1—2 Tahun (Sebuah Studi Kasus)”. Karena bentuk penelitian ini adalah studi kasus maka apa yang menjadi simpulan dalam penelitian ini bersifat spesifik sehingga tidak bisa digeneralisasikan. Tujuan penulisan tesis ini adalah memberikan gambaran tentang fonem-fonem yang telah dikuasai anak pada usia tersebut beserta urutan pemerolehannya, mengidentifikasi ciri-ciri bahasa anak, dan menggambarkan tahap perkembangan pemerolehan bahasanya pada tataran fonologi, morfologi, dan sintaksis. Subjek penelitian ini adalah seorang anak perempuan bernama Azmirainy Azizah yang juga merupakan anak kandung penulis sendiri. Pengumpulan data dilakukan selama setahun terhitung mulai bulan Januari— Desember 2007. Sebagian besar data berbentuk ujaran dan dialog dan direkam dalam bentuk audio-visual menggunakan telepon seluler berkamera dan juga berupa catatan kecil. Semua data kemudian diverifikasi dan diparafrasakan ke dalam unsur yang lebih kecil. Hasil analisis data menunjukkan bahwa anak memang mengikuti polapola universal dalam pemerolehan bunyi: kontras bunyi-bunyi bilabial dengan bunyi alveolar dikuasai lebih dahulu daripada kontras bunyi-bunyi bilabial dengan bunyi-bunyi velar. Urutan pemerolehan bunyinya diawali dengan bunyi bilabial, alveolar, palatal, velar, bunyi frikatif, dan lateral. Fonem vokal /a/ dikuasai mendahului vokal mana pun, disusul vokal /i/, /ε/, /u/, /O/, /o/, /e/, dan yang terakhir /ə/. Dalam bidang morfologi, pemerolehan afiks {-in} mendahului penguasaannya terhadap afiks lain, disusul afiks {di-}, {ke-an}, {ter-}, dan {diin}. Klitika yang sudah diperoleh adalah {-nya}dan {-lah}. Dalam bidang sintaksis, ujaran satu kata diperoleh pada usia sekitar delapan bulan, disusul ujaran dua kata pada usia sekitar satu setengah tahun. Tahap telegrafis dimulai pada usia sekitar lima belas bulan dan berkembang pesat pada usia sekitar dua puluh bulan. Bentuk-bentuk ujaran yang sudah dikuasai adalah ujaran deklaratif, imperatif, interogatif, direktif, pasif, dan negatif. Penggunaan bentuk-bentuk pronomina dan nominalisasi juga sudah muncul. Begitu pula bentuk-bentuk deiksis, modifikator, kata depan, dan kata penyedap.

This thesis is entitled “The Acquisition and Development of Language in a-one-to-two-year-old Child (A Case Study)”. Because this is a case-study research, any results of this research can not be generalized. The aims of this research are to provide a description about the phonemes that have been acquired by that range of age and its order of acquisition, to identify the characteristics of the child language, and to give a description about its language acquisition and development in phonology, morphology, and syntax domains. The subject of this research is a girl named Azmirainy Azizah who is also the writers’ own daughter. The data are collected in about one year, from January—December 2007. The forms of the data, mostly, are utterances and dialogues and are taken with a camera-phone and also note-taking techniques. All data, then, are verified and paraphrased in its smaller forms. According to the findings, the subject follows some universal rules in acquiring sounds: the contrast between bilabial and alveolar is first acquired, followed by the contrast between bilabial and velar sounds. The order in acquiring sounds is bilabials, alveolars, palatals, velars, fricatives, and laterals. The centrallow vowel /a/ is acquired first and followed by the other vowels, i.e. /i/, /ε/, /u/, /O/, /o/, /e/, and /ə/. In morphology, affix {-in} comes first and followed by the other affixes, i.e. {di-}, {ke-an}, {ter-}, and {di-in}. Two kinds of clitic, {-nya} and {-lah} are also acquired. While in the area of syntax, the one-word utterance is acquired at around eight months old, followed by the acquisition of two-word utterance at around eighteen months old. Telegraphic stage is started at around fifteen months and developed rapidly at around twenty months old. Some forms of utterances that have been acquired are declarative, imperative, interrogative, directive, passive, and negative. The use of pronouns, nominalizations, deixis, modificators, prepositions, and smoothers have also been acquired.

Kata Kunci : bahasa, pemerolehan, komprehensi, produksi, language, acquisition, comprehension, production


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.