Laporkan Masalah

Penilaian PT. Semen Gresik (Persero) Tbk. dengan menggunakan free cash flow model versus relative model tahun 2008

SULISTYO, Indra, Prof. Dr. Eduardus Tandelilin, M.B.A

2008 | Tesis | S2 Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi nilai intrinsik Semen Gresik dengan menggunakan pendekatan pendapatan yang mengaplikasikan model arus kas terdiskonto (free cash flow model) dan pendekatan perbandingan data pasar (relative model). Data yang digunakan terdiri dari data laporan keuangan Semen Gresik selama 6 tahun terakhir dari 2002 sampai dengan 2007. Analisis model arus kas terdiskonto (free cash flow model) dilakukan dengan cara : analisis proyeksi penjualan atau pendapatan, proyeksi laporan keuangan, proyeksi arus kas bebas (free cash flow), penentuan tingkat diskonto atau tingkat balikan yang diharapkan dan estimasi nilai. Analisis pendekatan perbandingan (relative model) dimulai dengan mencari perusahaan yang sebanding dalam bidang usaha yang sama selanjutnya memilih dan menetapkan multiplies atau rasio yang sesuai dari perusahaan pembanding. Multiplies ini digunakan untuk mengkonversi nilai buku variabel yang relevan dari Semen Gresik menjadi estimasi nilai pasar. Multiples atau rasio yang digunakan adalah : PER (Price Earning Ratio), PBV (Price to Book Value) dan P/S (Price to Sales Ratio). Hasil penelitian dengan menggunakan discounted cash flow model, diperoleh estimasi nilai intrinsik per Juni 2008 sebesar Rp41.693,39 milyar. Hasil penilaian dengan menggunakan relative model, diperoleh hasil estimasi nilai intrinsik sebesar Rp38.477,96 milyar. Interval nilai intrinsik Semen Gresik berdasarkan analisis sensitivitas adalah antara Rp34.995,20 milyar sampai dengan Rp47.696,76 milyar. Berdasarkan ketiga hasil tersebut, nilai pasar Semen Gresik saat ini kemungkinan mengalami undervalued.

This research aim to estimate an intrinsic value of Semen Gresik by using free cash flow model and relative model. This research also used data of Semen Gresik financial statement’s during the last six year from 2002 until 2007. Model analysis of free cash flow conducted by : sales or earnings projection analysis, financial statement projection, free cash flow projection, discount rate determination and value estimation. Relative model started with searching similar company in the same field of industry and chosening and specifying appropriate ratio or multiples from similar company. This Multiples used to convert a relevant book value variable from Semen Gresik become an estimation of market value. Multiples or ratio which used were : PER (Price Earning Ratio), PBV (Price to Book Value) and P / s (Price to Sales Ratio). The result from this research by using free cash flow model obtained an intrinsic value estimation of Semen Gresik per June 2008 is Rp41.693,39 billion. Result by using relative model obtained the following result : for the estimation of Semen Gresik isRp38.477,96 billion. Based on sensitivity analysis, the intrinsic value of Semen Gresik lies on range of Rp34.995,20 billion up to Rp47.696,76 billion. Based on this third approaching, value of Semen Gresik at this time possibility of undervalued.

Kata Kunci : Free cash flow model,Relative model,Nilai intrinsik,freecash flow model, relative model, intrinsic value


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.