Hubungan setting fisik dengan intensitas aktivitas di ruang luar kampung Kota Banceuy, Jawa Barat dilihat dari kenyamanan termal
NARWIDINA, Rizki, Dr. Ir. A. SArwadi, M.Eng
2008 | Tesis | S2 Teknik Arsitektur DKBBentuk Kampung kota yang organik mudah mengalami penurunan kualitas karena perkembangannya yang spontan, tidak terencana dan sepotong-sepotong. Dalam urban space, kenyamanan termal digunakan untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan membuat setiap orang menjadi lebih baik, setiap orang akan beradaptasi dengan memodifikasi lingkungannya untuk mendapatkan kenyamanan. Kampung kota Banceuy yang terletak di pusat perekonomian Kota Bandung dalam perkembangannya mengalami proses transisi yang dinamik. Tekanan ekonomi dan penduduk yang demikian besar memaksa Kampung Kota Banceuy melakukan proses-proses perubahan. Penelitian bertujuan untuk memperoleh hubungan antara setting fisik ruang luar dan intensitas aktivitas ruang luar Kampung Kota Banceuy dilihat dari kenyamanan termal dan kemudian digunakan untuk merumuskan design guidelines sebagai arahan perancangan setting fisik ruang luar Kampung Kota Banceuy. Penelitian ini menemukan adanya hubungan khas antara setting fisik ruang luar dengan intensitas aktivitas yang terlihat dari. Kondisi Ruang Luar Kampung Kota Banceuy yang sudah nyaman tetapi belum intensif aktivitas akan terjadi pada pagi dan sore hari, di ruang luar yang memiliki setting fisik khusus yaitu: bentuk permukaan linier memanjang dan jarak pelingkup yang dekat dengan ruang luar, kondisi ruang luar Kampung Kota Banceuy yang sudah cukup nyaman tetapi belum intensif aktivitas akan terjadi pada pagi dan siang hari, di ruang luar yang memiliki setting fisik khusus yaitu: bentuk permukaan linier memanjang. Adapun variabel-variabel setting fisik ruang luar yang menyebabkan aktivitas ruang luar tidak intensif adalah: Tidak adanya pelingkup elemen peneduh, Jarak pelingkup yang terlalu dekat, Bentuk permukaan ruang luar yang linier memanjang dan memusat terhadap jaringan jalan, Jenis permukaan ruang luar yang ditutupi perkerasan aspal.
Available in Fulltext
Kata Kunci : Setting fisik, Ruang kampung kota, Intensitas aktivitas, Kenyamanan thermal, physical outside space setting, intensity of activity, thermal comfort.