Laporkan Masalah

Karakteristik ruang sub kawasan Kotagede

POERWADI, Ir. Slamet Sudibyo, MT

2008 | Tesis | S2 Teknik Arsitektur DKB

Kotagede adalah situs bersejarah peninggalan Kotaraja Kerajaan Mataram Islam yang berdiri sejak tahun 1532 M. Pedukuhan Mataram berkembang menjadi desa Krajan dengan pola Catur Gatra yang masih dapat dilihat sampai saat ini yaitu adanya kampung alun-alun, Masjid, kampung dalem dan pasar. Kawasan ini telah ditetapkan sebagai kawasan konservasi tingkat internasional dalam ’Yogyakarta Declaration and Kotagede Declaration’ di Yogyakarta melalui workshop dan simposium ke 4 oleh Asia and West Pacific Network Urban Consevation (AWPNUC) pada tahun 1996. Karakteristik kawasan Kotagede, terutama di sub kawasan Kotagede terancam akibat percepatan perubahan fungsi fisik sebagai dampak pertumbuhan ekonomi dan perubahan pemilikan yang berorientasi ekonomi produktif. Indikasi terlihat dengan munculnya bangunan baru mengganti bangunan lama yang memiliki tinggi, bentuk, gaya, warna, dan material baru tanpa memperhatikan konteks kawasan. Ruang-ruang jalan utama berorientasi ke titik simpul pergerakan di pasar Kotagede. Perkembangan jumlah dan jenis moda transportasi cenderung membuat kepadatan lalu-lintas yang dapat mengurangi kelancaran pergerakan di ruang jalan. Usaha perdagangan tidak tetap (pedagang kakilima) berkembang cepat dengan memanfaatkan setiap ruang publik yang tersisa, termasuk ruang untuk pejalan kaki Formulasi penataan kawasan yang terintegrasi secara sistematis dibutuhkan untuk membuat sub kawasan Kotagede menjadi lebih baik dengan memperhatikan situs Kotaraja Mataram sebagai titik awal perancangan kawasan Kotagede serta merupakan langkah untuk melestarikan pusaka warisan budaya yang melibatkan partisipasi masyarakat. Analisa karakteristik wilayah sub kawasan Kotagede dilakukan dengan tujuan memperkuat ciri visual ruang jalan utama kawasan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode rasionalistik untuk mendapatkan gambaran secara kuantitatif. Analisa dilakukan dengan variabel lantai ruang jalan (street floor), dinding pembatas sebagai pelingkup ruang jalan (street Wall) dan elemen vegetasi. Pengolahan data dilakukan secara digital dengan program komputer JMP dan pixelate Adobe Photoshop. Hasil analisis merupakan temuan karakteristik sub kawasan Kotagede terhadap outline, irama bukaan bangunan dan kualitas ruang jalan yang dapat dimanfaatkan untuk menyusun arahan rancangan kawasan.

Kotagede is the historical site of Mataram Islam great city who build until 1532. This district has justify as international conservation district on ’Yogyakarta Declaration and Kotagede Declaration’ at Yogyakarta 1996, in ‘Asia and West Pacific Network Urban Conservation (APWNUC)’ workshop and symposium 4th. Kotagede district characteristic threatened because rapid physical function change as impact of economical growing and productive economical oriented. It nescessary to analysis the urban space characteristic that appropriate with this distinctiveness visual distric space. This research use rasionalistic quantitative method in order to find the image of district space characteristic. Variables of analysis are street floor as horizontal bottom enclosure and street wall as vertical enclosure. JMP program and pixelate Adobe Photoshop use to process research data. Output of the analysis is space characteristic on Kotagede sub district, include outline, facade rythem and quality of street space.

Kata Kunci : Sub kawasan Kotagede,Konservasi,Karakteristik, Kotagede sub district, conservation, characteristic


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.