Implementasi manajemen berbasis sekolah di SMP Negeri 4 Kintamani Bangli
SELAMAT, Nengah, Drs. Djoko Suseno, S.U
2008 | Tesis | S2 SosiologiSalah satu permasalahan pendidikan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia adalah rendahnya mutu pendidikan pada setiap jenjang dan satuan pendidikan, khususnya pendidikan dasar. Berbagai usaha telah dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional, misalnya pengembangan kurikulum nasional dan lokal, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, pengadaan buku dan alat pelajaran, pengadaan dan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan, dan peningkatan mutu manajemen sekolah. Namun demikian, berbagai indikator mutu pendidikan belum menunjukan peningkatan yang berarti. Sebagaian sekolah, terutama di kota-kota, menunjukan peningkatan mutu pendidikan yang cukup menggembirakan, namun sebagian lainnya masih sangat memprihatinkan, apalagi pendidikan yang ada di daerah pinggiran masih sangat jauh dari apa yang diharapkan. Berdasarkan permasalahan ini, maka timbul pertanyaan dari berbagai pihak, apa yang salah dalam penyelenggaraan pendidikan kita? dari berbagai pengamatan dan analisis, ada beberapa faktor yang menyebabkan mutu pendidikan tidak mengalami peningkatan secara merata. Adapun faktor tersebut yaitu kebijakan dan penyelenggaraan pendidikan nasional menggunakan pendekatan education production function atau input output analysis yang tidak dilaksanakan secara konsekuen. Pendekatan ini melihat bahwa lembaga pendidikan berfungsi sebagai pusat produksi yang apabila dipenuhi semua input (masukan) yang diperlukan dalam kegiatan produksi tersebut, maka lembaga ini akan menghasilkan out put yang dikehendaki. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah manajemen berbasis sekolah bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di SMP Negeri 4 kintamani, dan untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan warga sekolah dan masyarakat untuk dapat mengimplementasikan manajemen berbasis sekolah. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan tesis ini adalah metode deskriptif, dengan menggunakan pendekatan kualitatif, yang menyatakan bahwa tujuan dari pada penelitian deskriptif adalah untuk membuat data secara sistimatis, faktual dan akurat, mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat populasi atau daerah penelitian. Sedangkan didalam proses pengumpulan data ada beberapa metode yang dipergunakan adalah, metode wawancara, dengan menggunakan pedoman wawancara, metode observasi,dan metode dokumentasi. Implementasi manajemen berbasis sekolah yang dilaksanakan dapat memberikan kemajuan dibidang pendidikan baik dari segi input, proses dan output oleh karena demikian implementasi manajemen berbasis sekolah dapat memberikan warna di sekolah terkait dengan kebijakan program yang ada di sekolah. Tujuan dan sasaran pendidikan yang diinginkan di masa yang akan datang. Dengan manajemen berbasis sekolah yang ada maka segala kegiatan program sekolah dapat terlaksana dengan terinci dan diawasi oleh berbagai pihak, sehingga program yang dibuat dan direncanakan betul-betul dilaksanakan dengan baik.
One of education problems in Indonesia is low quality of education in each level and educational unit, particularly elementary education. Some efforts have been done to increase quality of national education, such as development of national and local curriculum, improvement of teacher competence through training, supplying books and teaching media, supplying and fixing educational infrastructure and increasing school management quality. However, some indicators of education quality have not indicated significant increase. Some school, particularly in towns, indicated good increase in education quality. However, others still indicated bad condition, particularly ones in rural area. Based on the problem, a question rise from various elements: what is wrong with in our education execution? From some analysis and observation, there is some factors causing education quality did not increase evenly. The factors are policy and implementation of national education used education production function or input output analysis that is nod applied consistently. The approach indicted that education institution function as production centre in which if all input is available in the production process, the institution will result in output desired. The objective of this research was to identify increase in education quality with implementation of school based management in SMPN 4 Kintamani and to identify the extent of participation of school member and community to implement school-based management. It used descriptive method using qualitative approach. The descriptive research is to make systematic, factual and accurate data on facts and characteristic of research population or site. Data was collected using interview method using interview guide, observation method and documentation method. Implementation of school-based management can provide advance in education field in input, process and output aspect. Therefore school-based management can give colour in school in relation to programs in the school and education goal and target established for the future. With school-based management, all school program can be implemented in detail and supervised by some groups, so the program can done well.
Kata Kunci : Manajemen berbasis sekolah,Sekolah,permasalahan,Pendidikan sekolah dasar