Laporkan Masalah

Industri obat bius di Kolombia sebagai ancaman keamanan terhadap negara (1990-2000)

HERNINGTYAS, Ratih, Dr. Nanang Pamuji, M.S

2008 | Tesis | S2 Ilmu Politik

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa keterkaitan antara kondisi sebuah weak state, keberadaan industri obat bius di Negara tersebut dan potensi ancaman keamanan yang ditimbulkannya bagi Negara. Penelitian ini menggunakan Kolombia sebagai kasus utama, mengingat Kolombia adalah satu-satunya Negara di dunia yang menjadi home base bagi tiga produk utama obat bius yaitu marijuana, kokain dan heroin, serta satu-satunya Negara di dunia yang memainkan tiga peranan sekaligus, yaitu sebagai produser, marketer dan trafficker dalam industri obat bius. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi weak state Kolombia membuka peluang besar bagi tumbuh dan berkembangannya industri obat bius. Struktur organisasi kartel obat bius yang kuat dan besarnya revenue dari perdagangan produk ilegal ini menimbulkan ancaman keamanan bagi Negara, yaitu terutama ancaman di bidang politik, militer, dan ekonomi

This research aims at analyzing the correlation between weak state and the development of drug industry, and how the existence of drug industry can be a security threat toward a state. This research used Colombia as a case study because Colombia is the only country in the world where the three main plant based illegal drugs (cocaine, marijuana, and heroin) are produced in a significant amounts. Colombians are also involved in illegal drug production, international smuggling and marketing. In 1980’s Colombia became the largest cocaine producer in the world. The research finding that Cartel’s organization structure and the revenue from Colombian drug industry are significant caused of security threath toward the state, especially in the area of politics, military and economic.

Kata Kunci : Industri obat bius, Kolombia, ancaman keamanan, Negara, Colombia, drugs industry, security threats, the state


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.