Watermarking bertingkat pada kawasan alih ragam wavelet
WIDODO, Slamet, Prof. Adhi Susanto, M.Sc., Ph.D
2008 | Tesis | S2 Teknik ElektroSaat ini teknologi digital berkembang sangat pesat. Dengan teknologi ini data digital dengan mudah dapat digandakan dan disebarkan melalui berbagai media terutama internet. Kemudahan inilah yang dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, dengan mengabaikan hak cipta dan hak pemasaran. Watermarking bertingkat merupakan teknik perlindungan terhadap hak cipta dan pemasaran dengan penanaman lebih dari satu watermark pada satu citra induk. Dalam penelitian ini dikembangkan teknik watermarking citra digital dengan menggunakan wavelet sebagai media transformasi (DWT). Citra asli ditransformasikan dengan menggunakan wavelet sehingga terbentuk empat daerah frekuensi LL, LH, HL dan HH. Citra watermark paling baik ditanam pada daerah LH dan HL. Hasil eksperimen menggunakan tiga keluatga wavelet menunjukkan bahwa faktor skala α mempunyai pengaruh yang lebih signifikan dibanding keluarga wavelet. Metoda rewatermarking beda kunci merupakan metoda yang cukup baik, yang ditunjukkan oleh nilai PSNR (PSNR>27 dB) dan tahan terhadap serangan kompresi JPEG, histogram, penambahan noise dan filter median, yang diyunjukkan oleh nilai NC mendekati satu, tetapi tidak tahan terhadap operasi geometri.
At present digital technology is progress very fast. By it digital data can be copied and distributed easily through all kind of media especially internet. This ease can be used by the irresponsible party without regard to property right and marketing right. The multiple watermarking technique is a method to protect copyright and marketing right by embedding more than one watermark in an host image. In this research a technique of watermarking digital image using wavelet as transformation media (DWT) is developed. In this technique host image is transformed using wavelet into four frequency areas LL, LH, HL and HH. To increase the robustness to basic image processing attacks, watermark bits are embedded to LH and HL areas. Experiment result using three wavelet family Daubechies, Symlets and Coiflet respectively show that scale factor α to have significant influence over wavelet family. The different key re-watermarking method is a good quality, that showed by high value of PSNR (PSNR>27 dB) robust to JPEG compression, histogram, adding noise and median filter’s attacks, that showed by value of NC equally one, but it is not robust to rotation’s attack or geometry’s attacks.
Kata Kunci : Watermarking bertingkat,Wavelet,Watermark,Kompresi JPEG,Rewatermarking beda kunci, multiple watermarking, wavelet, watermark, JPEG compression, different key re-watermarking