Analisis penganganan beban muatan lebih jalan lintas timur Sumatera Propinsi Riau
IDHAM, Muhammad, Prof. Ir. Sigit Priyanto, M.Sc., Ph.D
2008 | Tesis | S2 Magister Sistem dan Teknik TransportasiPeningkatan kebutuhan transportasi secara cepat akan berdampak kepada pertumbuhan infrastruktur berupa jalan dan jembatan. Permasalahan rusaknya jalan-jalan di Indonesia dikarenakan kemampuan Pemerintah dalam APBN dari tahun ke tahun sangat terbatas, sehingga alokasi dana program pemeliharaan jalan tidak dapat mencukupi kebutuhan pemeliharaan dan menyebabkan panjangnya daftar tunggu (back-log) pemeliharaan jalan, sehingga menjadi tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan alternatif penanganan berbasis ekonomi, efektif dan efisien bagi kendaraan bermuatan lebih dengan cara perubahan sumbu kendaraan dan peningkatan konstruksi perkerasan jalan. Penelitian ini dilakukan dengan cara kajian terhadap data teknis beban kendaraan dan lalulintas harian rata-rata dengan biaya pemeliharaan yang dilaksanakan selama umur rencana. Data tersebut dibagi menjadi dua analisis berupa analisis secara teknik dan ekonomi, sehingga menghasilkan umur pelayanan dan kerugian biaya akibat beban muatan lebih. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan konstruksi perkerasan jalan menjadi MST 10 ton dengan cara pelapisan ulang merupakan alternatif perubahan paling ekonomis, efektif dan efisien dibandingkan dengan alternatif penanganan lainnya dan dengan penghematan dana penanganan sebesar Rp. 250.685.656.451,- dari total biaya akibat muatan lebih dan dengan umur pelayanan 3,24 tahun selama umur rencana 10 tahun, dengan catatan bahwa pelaksanaan pengawasan dengan menggunakan jembatan timbang dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan aturan yang ada.
The rapid increasing transportation needs will have impact on growth of infrastructures such as roads and bridge. Problems of damaged roads in Indonesia are caused by the limited government APBN ability over time, so that fund allocation to road maintenance programs can not meet maintenance needs and cause long back-log of road maintenance, as to make the goal of study determine effective, efficient and economic-based management alternatives to overloaded vehicles by changing vehicle axles and increasing road pavement constructions. The research was conducted by reviewing technical data of vehicle loads and average daily traffics with maintenances cost implemented for plan road life time. The data were classified into two analysis, technical and economical analysis as to result in service age and cost losses as result of overloads. The results of research indicated that the increasing road pavement constructions up to MST 10 tons by using overlay are most economical, effective, and efficient alternatives than other management alternatives and results in cost saving of management as much as Rp. 250.685.656.451-, from total costs as result of overloads and with service age as long as 3,24 years for 10-year plan of road life time, in note that control implemented by using weight bridge was performed according to the existing procedures and rules.
Kata Kunci : Muatan lebih,Umur pelayanan,Jembatan timbang, overloads, service age, weight bridge