Laporkan Masalah

Pengaruh keberadaan pintu jalan tol terhadap nilai tanah di Kelurahan Jati Asih :: Studi kasus di Kelurahan Jati Asih Kecamatan Jati Asih Kota Bekasi

GAOL, Sondang Lumban, Ir. Waljiyanto, M.Sc

2008 | Tesis | S2 Teknik Geomatika

Pembangunan sarana jalan, termasuk jalan tol akan memberi dampak pada kemudahan akses pada suatu kawasan. Keberadaan pintu jalan tol di wilayah Jati Asih yang beroperasi pada bulan Agustus 2007 memicu perkembangan daerah tersebut yang dengan sendirinya berdampak pada kenaikan harga tanah. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh keberadaan pintu tol terhadap nilai tanah disekitarnya yang berada di wilayah kelurahan Jati Asih. Penelitian dilaksanakan dengan melakukan pemodelan nilai tanah di wilayah penelitian. Pemodelan nilai tanah tiap tahun dengan analisis regresi berganda menggunakan data transaksi jual beli dari tahun 2004 – 2007 yang diperoleh dari Kantor Pelayanan Pajak Kota Bekasi. Variabel bebas jarak kepintu tol, jarak kejalan utama, lebar jalan, dan akses kejalan di gunakan untuk membuat model alternatif lin-lin,lin-log, log-lin, dan log-log. Model terbaik dipilih dengan kriteria koefisien determinasi R² terbesar dan jumlah kuadrat sisa (JKS) terkecil. Kemudian model terpilih digunakan untuk melakukan penilaian dan analisis kenaikan nilai tanah dari tahun 2004 – 2007. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh bentuk model terbaik yaitu lin-log. Dari estimasi nilai tanah tahun 2004, 2005, 2006, dan 2007 menunjukkan kenaikan nilai tanah setelah adanya pintu tol sebesar 49,66%. Dengan demikian keberadaan pintu tol berpengaruh terhadap kenaikan nilai tanah di wilayah kelurahan Jati Asih Kecamatan Jati Asih Kota Bekasi, tahun 2007.

Development of road facility including high way toll has impact to a better accessibility in certain area. The Jati Asih tol gate that has been operating since August 2007 directly caused the growing up of those area. As consequent the prise of land was increasing. The research was carried out to analyse the impact of toll gate to the land value surrounding it in Kelurahan Jati Asih. The research was done by land value modeling in the study area. Multivariate regression analysis was used to model of land value for year of 2004, 2005, 2006, and 2007, using sales transaction data that were collected from Tax Office of Bekasi. The alternative land value models were lin-lin, lin-log, log-lin, and log-log. While independent variables included were distance to toll gate, distance main road, width of road and access to road. The best model was selected by using criteria of greater coefficient determined R² and least square of residual. The selected model was used to estimate land values and analyse increasing of land value in period of 2004-2007. Based on model analysis the best model is lin-log model. The estimation of land value for year of 2004, 2005, 2006, and 2007 indicate that there is 49,66% increasing of land value due to the operation of Jati Asih Kota Bekasi toll gate in 2007.

Kata Kunci : Pintu tol,Nilai tanah,Pemodelan nilai tanah,Kenaikan nilai tanah, Toll Gate, Land Value, Land Value Modeling, Increasing of Land Value.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.