Laporkan Masalah

Pengolahan limbah industri tekstil pewarna indigo dengan kombinasi H2O2 tersinari UV dan koagulasi

BENDAR, Muksin, Dr. Ir. Sarto, M.Sc

2008 | Tesis | S2 Teknik Kimia

Air limbah industri tekstil mengandung berbagai polutan yang terdiri atas bahan organik yang tinggi, surfaktan, aditif dan pewarna. Limbah pewarna indigo hasil proses pewarnaan dapat berdampak negatif terhadap lingkungan sebab memiliki subtansi yang berbahaya, umumnya beracun dan bersifat resistan terhadap biodegradasi dan sulit untuk diolah dengan metode konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara waktu radiasi UV terhadap penghilangan parameter warna, COD, BOD dan TSS dengan perlakuan oksidasi lanjut dan pengaruh perlakuan koagulasi sebelum dan sesudah perlakuan oksidasi lanjut terhadap parameter uji yang sama pada limbah tekstil pewarna indigo. Penelitian proses oksidasi lanjut dilakukan melalui tiga perlakuan limbah pada reaktor batch. Pada perlakuan I, limbah tekstil indigo dengan hidrogen peroksida dimasukkan kedalam reaktor dengan rasio massa limbah dan pereaksi adalah 500:30 dengan variasi waktu radiasi 30, 45, 60, 90, 120 dan 150 menit. Sedangkan pada perlakuan II, kombinasi perlakuan antara oksidasi lanjut dan koagulasi dengan rasio massa koagulan dan limbah hasil oksidasi lanjut 0,62:250. Untuk perlakuan III, kombinasi perlakuan antara koagulasi dan oksidasi lanjut dengan rasio massa koagulan dan limbah adalah 1:500. Pengukuran parameter uji dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan, COD dengan metode refluks, BOD dengan BOD analizer (pengenceran) dan warna menggunakan fotometer. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan oksidasi lanjut terhadap limbah indigo dengan dosis H2O2 optimum dan lampu UV 30 watt pada kondisi pH 9,0 dan suhu awal 50oC kurang efektif untuk menghilangkan polutan limbah. Pada perlakuan I, hasil terbaik yang diperoleh yaitu pada waktu radiasi 60 menit dengan % penurunan 82,84% COD; BOD5 66,70% warna 51,95% dan TSS 27,16%. Untuk % penurunan pada perlakuan II, COD sebesar 94,51%; BOD5 91,67%; warna 99,10% dan TSS 88,14%. Sedangkan perlakuan III, COD 83,79%; BOD5 91,67%; warna 93,49% dan TSS 87,52%.

Wastewater from textile industry contains various pollutants including a high content of organic matter, surfactants, additives and dyes. Indigo dyes in wastewater as a result of dyeing process have a negative impact to the environments because of having a dangerous substance, generally poisonous resistant to biodegradation and difficult to treat with conventional methods. The aims of this research are to investigate the relationship between UV radiation time to the colour removal, COD, BOD and TSS parameters with advanced oxidation processes treatment and the influence of coagulation before and after advanced oxidation processes treatment to the same parameters at indigo dye textile wastewater. The experiments of advanced oxidation processes were carried out with three type of wastewater in batch reactor. The first treatment, indigo textile wastewater and hydrogen peroxide were filled into reactor, the mass ratio of wastewater to reactant are 500:30, with various radiation time of 30, 45, 60, 90, 120 and 150 minutes. The second treatment, is combination between advanced oxidation processes and coagulation with mass ratio of coagulant and result of advanced oxidation processes treatment of 0.62:250. For the third treatment, combination between coagulations and advanced oxidation processes with coagulant mass ratio and wastewater of 1:500. The parameters measured before and after treatment are COD with reflux method, BOD with BOD analyzer and colour applies photometer. The result indicated that advanced oxidation processes treatment to indigo wastewater with optimum H2O2 dose and 30 watts UV lamp at condition of pH of 9,0 and initial temperature of 50oC are less effective to degrade the wastewater pollutant. At the first treatment, the best result was obtained at radiation of 60 minutes with the degradation efficiency of 82.84% COD; BOD5 of 66.70% colour removal 51.95% and TSS of 27.16%. For the second treatment, the degradation efficiencies are COD 94.51%; BOD5 91.67%; colour 99.10% and TSS 88.14%. Meanwhile results of the third treatment are COD 83.79%; BOD5 91.67%; colour 93.49% and TSS 87.52%.

Kata Kunci : Limbah Tekstil, Pewarna Indigo, Oksidasi Lanjut, Koagulasi, Textile Wastewater, Indigo Dye, Advanced Oxidation Processes, Coagulation.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.