Identifikasi materi pendidikan keselamatan lalulintas pada sekolah mengemudi kendaraan bermotor
SETIYONO, Dody, Drs. Sugiyanto, M.A., Ph.D
2008 | Tesis | S2 Magister Sistem dan Teknik TransportasiPentingnya pendidikan keselamatan lalulintas diperlukan agar pengguna jalan terutama pengemudi kendaraan bermotor mampu untuk mengambil keputusan, mengidentifikasi serta menilai resiko dan strategi untuk memperkecil resiko. Karenanya syarat seorang pengemudi kendaraan bermotor untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) adalah wajib mengikuti ujian mengemudi setelah memperoleh pendidikan dan latihan mengemudi. Kebijakan ini telah diatur oleh pemerintah didalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan 1992 Bab VI bagian pertama tentang persyaratan pengemudi Pasal 19. Penelitian ini dilaksanakan di DKI Jakarta dengan menggunakan kuisioner kepada 9 penyelenggara sekolah mengemudi dan 180 responden siswa sekolah mengemudi yang sedang mengikuti pendidikan sekolah mengemudi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui materi pendidikan mengemudi kendaraan bermotor pada sekolah mengemudi kendaraan bermotor, mengidentifikasi materi pendidikan keselamatan lalulintas pada sekolah mengemudi kendaraan bermotor dan mengetahui seberapa jauh pengetahuan dan pemahaman siswa sekolah mengemudi tentang teori materi pendidikan keselamatan lalulintas yang telah didapat dari penyelenggara sekolah mengemudi guna memperoleh sertifikat atau surat keterangan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh Surat Izin Mengemudi (SIM) golongan A. Tahapan analisis adalah pengujian alat ukur variabel, dan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, pada pertanyaan bagian pertama yaitu materi tentang pengetahuan dasar pemakai jalan, prosentase materi pendidikan keselamatan lalulintas yang telah diberikan oleh penyelenggara sekolah mengemudi kepada siswanya sebesar 45,06%, sedangkan dari 180 responden sebesar 71,77% telah mengetahui materi pendidikan keselamatan lalulintas dan 50,49% telah memahami materi pendidikan keselamatan lalulintas. Pada pertanyaan bagian kedua yaitu materi tentang tata cara berlalulintas, prosentase materi pendidikan keselamatan lalulintas yang telah dberikan oleh penyelenggara sekolah mengemudi kepada siswanya sebesar 62,56%, sedangkan dari 180 responden sebesar 69,68% telah mengetahui materi pendidikan keselamatan lalulintas dan 50,80% yang telah mamahami materi pendidikan keselamatan lalulintas. Hasil rata-rata prosentase dari dua bagian pertanyaan mengenai materi pendidikan keselamatan lalulintas yang telah diberikan oleh penyelenggara sekolah mengemudi kepada siswanya sebesar 53,81%, sedangkan dari 180 responden sebesar 70,72% telah mengetahui materi pendidikan keselamatan lalulintas dan 50,64% telah memahami materi pendidikan keselamatan lalulintas.
The importance of road safety education is needed for road users particularly drivers in order to make them able to make decision, to identify and to assess the risk and the strategy to minimize risk of an accident. Hence, obligation to take driving exam after joining driving course and education becomes an important requirement to obtain a driving license, as being arranged by Government and as mentioned in Road Traffic and Transport Act No. 14/1992 Chapter 6 Part 1 Article 19 about Driver Requirements. This research was conducted in DKI Jakarta, using questions as research instrument which was given to 9 driving schools and 180 respondents from driving schools in order to assess driving education material. The objective of this research is to identify materials of road safety education in driving schools, and to assess students’ knowledge and understanding to road safety education itself. Testing using variable parameter and descriptive analysis are used in analysis stage of the research. Results of the research, at first part is about basic knowledge, basic knowledge of road safety have been given to students by driving schools with percentages 45,06%, while 71,77% of respondents have already know the materials and 50,49% of respondents have already understand the materials. Second part is about education materials related to driving behavior have been given to students with percentages 62,56%, while 69,68% of respondents have already know the materials and 50,80% of respondents show the understanding of the respondents of the given materials. General average percentage of the result of the 2 part of questions related to safety education materials been given by the driving school is 53,81%, while based on 180 respondents, 70,72% of respondents know the materials of road safety education and 50,64% of respondents describe their understanding of the materials.
Kata Kunci : Keselamatan lalulintas,Pendidikan keselamatan lalulintas,Sekolah mengemudi, road safety, road safety education, driving school, motor vehicles