Laporkan Masalah

Market timing and stock selection ability on equity fund's high return :: With a special reference to the bullish period of Indonesian Capital Market

WARASTUTI, Arie Suwandani Wiwit, Marwan Asri S.W., Prof., Dr., MBA

2008 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Studi ini bertujuan untuk mempelajari apakah reksadana saham Indonesia benarbenar telah membukukan return yang tinggi bila dibandingkan dengan return pasar, dan untuk mempelajari apakah return tinggi yang diperoleh reksadana saham didukung oleh kemampuan market timing dan stock selection. Studi ini mengambil 14 reksadana saham sebagai sampel. Return reksadana saham dihitung dari Nilai Aktiva Bersih mingguan per unit reksadana saham dari bulan Januari 2006 sampai dengan Desember 2007. Sebagai wakil return pasar digunakan return Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Suku bunga SBI dengan jangka 1 bulan digunakan sebagai risk-free rate. Penghitungan return reksadana saham menggunakan metode geometric return, cumulative return dan risk-adjusted return. Market Timing dan kemampuan stock selection dievaluasi dengan menggunakan model Henriksson-Merton yang tergolong sebagai model regresi biasa (OLS). Hasil dari penghitungan return menunjukkan bahwa reksadana saham Indonesia pada periode Januari 2006 sampai dengan Desember 2007 telah memberikan return yang cukup tinggi, akan tetapi bila dibandingkan dengan return pasar hanya 64 % dari keseluruhan sampel yang memiliki kinerja melebihi kinerja pasar (mampu mengalahkan pasar). Sementara itu dengan menggunakan model Henriksson-Merton diperoleh hasil bahwa kemampuan market timing dan stock selection dari manager investasi reksadana saham di Indonesia masih sangat rendah. Berdasarkan model ini, dapat diketahui bahwa penambahan excess return dari reksadana saham tidak didukung oleh kemampuan market timing dan stock selection-nya.

This paper is attempted to examine whether the equity fund in 2006-2007 really booked the high return compare to market return and to examine whether the equity fund's high return in 2006-2007 was supported by the equity fund managers' market timing and stock selection ability. This research was used 14 equity funds as sample of the data. The equity fund's return was calculated using weekly Net Asset Value per unit equity fund from January 2006 to December 2007. Market Stock Price Index in Indonesia Stock Exchange (IHSG) is used as market proxy and SBI rates with one month tenure as risk-free rate from January 2006 to December 2007. The return of equity fund is compared with IHSG return using geometric return, cumulative return and risk adjusted return. Market timing and Stock Selection ability is evaluated using Henriksson-Merton Model which is counted as OLS regression model. Using return calculation, this research found that the Indonesia's Equity Fund return in 2006-2007 was quite high, but compare to market return only 64 % equity funds from the sample can beat the market. While using Henriksson-Merton Model this research fou nd that the market timing and stock selection ability of Indonesia's Equity Fund during 2006-2007 was still very low. As per this model, the excess return of Indonesia's equity fund in 2006-2007 was not supported by its market timing and stock selection ability.

Kata Kunci : Equity fund,Equity fund's high return,Market timing,Stock selection ability,Henriksson,Merton Model

  1. S2-FEB-2008-Arie_Suwandani_Wiwit_Warastuti-Abstract_pdf.pdf  
  2. S2-FEB-2008-Arie_Suwandani_Wiwit_Warastuti-bibliography_pdf.pdf  
  3. S2-FEB-2008-Arie_Suwandani_Wiwit_Warastuti-tableofcontent_pdf.pdf  
  4. S2-FEB-2008-Arie_Suwandani_Wiwit_Warastuti-tittle_pdf.pdf