Pengaruh computer anxiety terhadap keahlian pegawai negri sipil Pemerintah Daerah Kalimantan Barat dalam menggunakan komputer
KURNIAWAN, Rudy, Dr. Eko Suwardi, M.Sc
2008 | Tesis | S2 Magister AkuntansiPenggunaan teknologi komputer di lingkungan pemerintah daerah dalam melaksanakan aktivitas-aktivitasnya telah banyak digunakan. Faktor sumber daya manusia masih menjadi kendala yang dihadapi dalam rangka mengimplementasikan atau mengaplikasikan teknologi komputer sebagai bagian dari teknologi informasi ini pada pemerintah daerah. Penerapan teknologi komputer ini dapat menimbulkan sejumlah masalah, salah satunya adalah menyangkut aspek perilaku manusia. Computer anxiety adalah suatu kecenderungan seseorang menjadi susah, khawatir atau ketakutan mengenai penggunaan teknologi informasi (komputer) pada masa sekarang atau pada masa yang akan datang (Igbaria dan Parasuraman, 1989). Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh computer anxiety terhadap keahlian pegawai negeri sipil pemerintah daerah Kalimantan Barat. dalam menggunakan komputer. Metoda pengumpulan data menggunakan kuesioner. Variabel computer anxiety diukur dengan menggunakan Computer Anxiety Rating Scale (CARS) instrumen yang dikembangkan oleh Heissen et. al (1987) dan variabel keahlian komputer diukur dengan menggunakan Computer Self-Efficacy Scale (CSE) yang dikembangkan oleh Murphy et. al (1989). Pengujian data menggunakan analisis regresi linier sederhana dan uji t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa computer anxiety mempunyai pengaruh negatif terhadap keahlian dalam menggunaan komputer. Di samping itu, hasil analisis data juga mengindikasikan bahwa keahlian komputer pegawai negeri sipil karena pengalaman pegawai negeri sipil tersebut menggunakan komputer. Hasil juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara tingkat computer anxiety dan keahlian pegawai negeri sipil pemerintah daerah dengan karyawan perusahaan swasta di Kalimantan Barat.
The computer technology has been used widely by local government to support their daily activities. On the local government setting, the human resource factors still became the main constraint to implement the computer technology as part of the information technology. The implementation of the computer technology can generate a number of problems. A problem related to human behavior aspect is computer anxiety. Computer anxiety can be defined as an individual tendency of feeling hard, worry or fear when using the computers for present and future (Igbaria and Parasuraman, 1989). The research objective is examining the effect of the computer anxiety on the West Kalimantan local government officer’s skills in using computer. Data was collected by survey. Computer anxiety is measured by the computer anxiety rating scale (CARS) instrument that developed by Heinssen et al. (1987) and the computer’s skills is measured by the computer self-efficacy scale (CSE) that developed by Murphy et al. (1989). Data analyzing used simple linear regression analysis and t-test. The result shows that the computer anxiety has a negative effect on the skills of using the computer. Moreover, source of local government officer’s skills using computer embedded from their past experiences. The others results indicated that there is a significant difference of the degree of computer anxiety level and skills of end user between local government officers and West Kalimantan private company’s employees.
Kata Kunci : Computer anxiety,Keahlian mengunakan komputer, computer anxiety and computer’s skills