Laporkan Masalah

Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan penutupan hutan :: Studi kasus Pulau Sumatra

NUGROHO, Sigit Budi, Dr. Catur Sugiyanto, MA

2008 | Tesis | S2 Ilmu ekonomi

Di indonesia berkurangnya luas tutupan hutan atau laju deforestasi pada periode 2000-2005 mencapai 1,09 juta ha/tahun dan di pulau Sumatera pada periode tersebut sebesar 0,27 juta ha/tahun. Faktor utama yang menyebabkan terjadinya perubahan penutupan hutan di Sumatera, yaitu akibat penebangan hutan baik yang legal maupun illegal, dan konversi hutan menjadi areal penggunaan lain. Melalui model data panel 8 provinsi di pulau Sumatera antara 2000-2006, dilakukan analisis untuk mendapatkan informasi penyebab langsung terjadinya perubahan penutupan hutan. Pada model perubahan penutupan hutan akibat kegiatan penebangan hutan, hasil analisis menunjukkan terjadi hubungan positif antara laju deforestasi dengan harga kayu. Hasil analisis ini berimplikasi bahwa kenaikan harga kayu menyebabkan para penebang liar berusaha memperoleh keuntungan besar dalam waktu singkat yang diperoleh dari biaya produksi yang rendah, sehingga merangsang terjadinya praktek illegal loging. Hasil analisis untuk model perubahan penutupan hutan akibat konversi hutan menunjukkan terjadi hubungan positif antara laju deforestasi dengan PDRB perkapita. Hasil analisis ini berimplikasi bahwa kenaikan PDRB perkapita menyebabkan konsumsi terhadap hasil pertanian/perkebunan dan hasil hutan juga meningkat sehingga merangsang terjadinya kegia tan konversi hutan.

In Indonesia, forest cover decreasing or deforestation in 2000-2005 period were 1,09 million ha per year, and in Sumatera island, deforestation were 0,27 million ha per year. The primary factors have caused changes in forest cover in Sumatera are logging, by legal or illegal and forest conversion for another land use. This paper uses panel data model for eight provinces in Sumatera, from 2000 to 2006, to analyze directly causes of changes in forest cover. In model of changes in forest cover was caused by logging, results show that positive corellation between deforestation and price timber. This result implication by increase of timber price make illegal loggers tried to get maximation profit short in time, and it can stimulate illegal logging. In model of changes in forest cover was caused by forest conversion for another land used, results show that positive corellation between deforestation and GDP per capita. This result implication by increase of GDP per capita make consumption for agriculture good would be increase, and it can stimulate forest conversion for another land use.

Kata Kunci : Perubahan Penutupan hutan,Deforestasi,changes in forest cover,deforestation,logging


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.