Laporkan Masalah

Perilaku menyontek remaja ditinjau dari kepatuhan kepada kelompok dan rasa bersalah

KRISMANI, Dorkasih Yanurinda, Dr. Maria Goretti Adiyanti, M.S

2008 | Tesis | S2 Magister Psikologi

Perilaku menyontek merupakan perilaku yang umum terjadi dalam dunia pendidikan. Meskipun demikian, perilaku tersebut harus segera diatasi sebab mengancam integritas kehidupan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan pada kelompok dan rasa bersalah dengan perilaku menyontek remaja. Subjek penelitian ini adalah remaja SMP yang berusia 13-15 tahun. Jumlah keseluruhan subjek yang berpartisipasi adalah 124 siswa yang terdiri dari 34 siswa yang berusia 13 tahun, 51 siswa yang berusia 14 tahun dan 39 siswa yang berusia 15 tahun. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan skala perilaku menyontek, skala kepatuhan pada kelompok dan skala rasa bersalah. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik regresi ganda dengan bantuan dari program SPSS versi 15 for Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara bersama-sama ada hubungan antara kepatuhan pada kelompok dan rasa bersalah dengan perilaku menyontek dimana diperoleh nilai F sebesar 7,303 dan R sebesar 0,328. Kepatuhan pada kelompok dan rasa bersalah memberi sumbangan pengaruh kepada perilaku menyontek sebesar 10,8%

Cheating represents common behaviour that happens in the world of education. Nevertheless, this kind of behaviour has to be immediately overcomed since it can threaten the integrity of academic life. The aim of this research is to know the relationship between compliance in group and guilty feeling with cheating behaviour among adolescents. The subjects of the research are the adolescents of Junior High School with the level of age 13-15 years old. The total number of the subjects are 124 students which consist of 34 students in the age of 13, 51 students in the age of 14 and 39 students in the age of 15. The research data are collected by using the scale of cheating behaviour, the scale of compliance in group, and the scale of guilty feeling. The data analysis technique used in this research is doubled regression technique and the data are processed by using the program of SPSS version 15 for windows. The results of the analysis indicate that there is relationship between compliance in group and guilty feeling with cheating behaviour in which the value of F is 7,303 and R is 0,328. Compliance in group and guilty feeling give the influence contribution to cheating behaviour that is 10,8%.

Kata Kunci : Kepatuhan pada kelompok,rasa bersalah,perilaku menyontek, Compliance in group, Guilty feeling, Cheating behaviour


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.