Laporkan Masalah

Pelatihan lingkar sahabat untuk menigkatkan kemampuan komunikasi anak dengan gangguan mutisama selektif

HUDHA, Aulia Nurul, Dr. Amitya Kumara, MS. Psi

2008 | Tesis | S2 Psikologi

Mutisma selektif (Selective Mutism atau SM) adalah suatu gangguan yang ditandai dengan ketidakmampuan anak untuk berkomunikasi di situasi sosial tertentu, misal situasi di sekolah. Anak SM mempunyai kesulitan untuk merespon atau memulai komunikasi karena anak SM memiliki rasa takut dan cemas untuk melakukannya. Teknik behavioral, khususnya desensitisasi dan penguat positif digunakan untuk menangani anak dengan gangguan SM. Tujuan intervensi adalah untuk meningkatkan komunikasi anak, khususnya komunikasi vebal. Intervensi menggunakan metode A-B dengan desain subjek tunggal. Penggunaan teknik behavioral dikemas dalam sebuah pelatihan yang berjudul Lingkar Sahabat, dengan melibatkan guru dan teman sebaya sebagai pelatih. Pelatihan dilaksanakan selama 9 kali pertemuan dan diikuti 6 hari follow-up. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan rata-rata frekuensi bicara subjek dari fase baseline, intervensi, dan follow up.

Selective mutism (SM) is a disorder characterized by a child’s inability to communicate in select social settings, such as school. Children with SM have great difficulty responding or initiating communication because they have an actual fear and anxiety to do it. Behavioral technique, especially desensitization and positive reinforcement is used to treat children with SM. Aim of intervention is to increase communication, especially verbal communication. Intervention used A-B method with single subject design. Usage of behavioral technique is tidy in training entitling Circular of Friend, by entangling teacher and friends as trainer. Training is executed during 9 meeting times and followed 6 days follow-up. Result showed existence of increasing of average of subject talking frequency from phase baseline, intervention, and follow up.

Kata Kunci : mutisma selektif,desensitisasi,penguat positif, selective mutism, desensitization, positive reinforcement


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.