Laporkan Masalah

Efektivitas pelatihan komunikasi interpersonal pada orang tua yang mempunyai anak penyalahguna napza

SITEPU, Santa Evelin, Dr. M.G. Adiyanti, Psi

2008 | Tesis | S2 Magister Psikologi

Orangtua yang mempunyai anak penyalahguna NAPZA seringkali mengalami gangguan dalam berkomunikasi interpersonal dengan anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa pelatihan komunikasi interpersonal dapat meningkatkan kemampuan orangtua untuk melakukan komunikasi interpersonal dengan anak penyalahguna Napza dilihat dari tanggapan anak ketika melakukan komunikasi interpersonal dengan orangtua.Jumlah subjek dalam penelitian ini 30 orangtua beserta anak penyalahguna NAPZA yang mengikuti program terapeutik community kelas reguler di Panti Pemulihan. Subjek dibagi dalam dua kelompok, yaitu 15 orangtua-anak pada kelompok eksperimen dan 15 orangtua-anak pada kelompok kontrol dari anak penyalahguna NAPZA yang mengikuti program terapeutik community di Panti Pemulihan. Subjek mengikuti pretest, post-test dan follow-up. Penelitian ini menggunakan instrumen Skala Komunikasi Interpersonal orangtua dan anak. Rancangan penelitiannya adalah Pre-post Randomized Control Design. Pelatihan terdiri dari 7 sesi, dilaksanakan selama 2 hari, yaitu 3 sesi di hari pertama dan 4 sesi di hari kedua. Follow- up diberikan 3 minggu setelah pelatihan berakhir. Data dianalisis dengan Anava Campuran Amatan Ulangan menunjukkan ada perbedaan yang signifikan antara tingkat komunikasi interpersonal pada kelompok eksperimen yang mendapat pelatihan dibandingkan kelompok kontrol yang tidak mendapatkan perlakuan yang membuktikan bahwa intervensi yang disusun peneliti dapat meningkatkan kemampuan orangtua untuk melakukan komunikasi interpersonal dengan anak penyalahguna Napza dilihat dari tanggapan anak ketika melakukan komunikasi interpersonal dengan orangtua dengan sumbangan efektif sebesar 75,4%.

Parents with addicted drug child usually encounter interpersonal communication problems with their child. This study aimed to prove that interpersonal communications training may enhance the parents ability to perform interpersonal communications with their child. The effectiveness of this training indicated by the child's response towards the parent’s efforts to conduct interpersonal communication with them. This study involved 30 subjects, consist of 30 parents along with their children whose followed a primary community class therapeutic program in the Rehabilitation Centre. The subjects divided into two groups, 15 parents-child in the experimental group and 15 parents-child in the control group. Subjects followed pre-test/post-test along with a follow up. This study utilizes Parent Interpersonal Communication Scale and Child Interpersonal Communication Scale. This study used pre-post Randomized Control Design. The training consisted of seven sessions, proceeding for two days, with 3 sessions on the first day and 4 sessions on the second day. Follow-up conducted three weeks after the training was ended. Data analyzed with Mixed Repeated Anava. The results showed significant difference between the experimental group which engaged in the interpersonal communications training, compared with the control group, which did not received any treatment at all. The results suggest that the interventions arranged by the author may enhance interpersonal communication skills with their child, demonstrated by the child's response to their parents communication efforts with 75.4% effectiveness rate.

Kata Kunci : Orangtua,Penyalahguna napza,Komunikasi interpersonal,Parents, Drug Addicts,Interpersonal Communication


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.