Laporkan Masalah

Program terapi kognitif untuk menurunkan pola pikir negatif dan emosi marah pada remaja di lembaga pemasyarakatan (Lapas)

MAYASARI, Devi, Dr. Sofia Retnowati, M.S

2008 | Tesis | S2 Magister Psikologi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program terapi kognitif untuk menurunkan pola pikir negatif dan emosi marah pada remaja di lembaga pemasyarakatan (LAPAS) Subjek dalam penelitian ini adalah 11 remaja di LAPAS Sleman sebagai kelompok eksperimen dan 11 remaja di LAPAS Wirogunan sebagai kelompok kontrol (waitinglist) Pola pikir negatif pada remaja diukur dengan menggunakan angket pola pikir negatif dan emosi marah diukur dengan menggunakan STAXI Rancangan eksperimen yang digunakan menggunakan Pretest-Posttest Control Group Design dengan metode analisis data menggunakan Analisis kovarians (Anakova) dan Repeated Measure. Hasil penelitian setelah perlakuan menunjukkan ada perbedaan pola pikir negatif dan emosi marah antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol pada sebelum perlakuan dan setelah perlakuan dengan p < 0,001, dimana kelompok eksperimen mengalami penurunan pola pikir negatif dan emosi marah pada saat setelah diberi perlakuan Berdasarkan hasil tersebut di atas, maka program terapi kognitif dapat menurunkan pola pikir negatif dan emosi marah pada remaja di lembaga pemasyarakatan (LAPAS)

The main purpose of this research was to find out the influence of cognitive therapy for decrease negative thinking and anger for juvenile in prison This research was conducted to identify the difference between the negative thinking and anger of those who received the treatment, and those who did not. The research subjects were 11 juvenile in sleman’s prison in experimental group and 11 juvenile in wirogunan’s prison in control group. The intensity of negative thinking for juvenile was measured by negative thinking scale and the intensity of anger was measured by STAXI Pretest-posttest control group design was used as the experimental design of this research The analysis covarians and repeated measure was used to analysis a change in negative thinking and anger from pretest to posttest period. The result showed there was a decrease significant difference between the negative thinking and anger of the experimental group and the control group within p<0,001. the experimental group showed decrease intensity in negative thinking and anger than those of the control group. According to the research result. Group-cognitive therapy program was effective in decreasing negative thinking and anger for juvenile in prison.

Kata Kunci : Pola Pikir negatif,Emosi marah,program terapi kognitif,lembaga pemasyrakatan (LAPAS), negative thinking, anger, cognitive therapy program, prison


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.