Laporkan Masalah

Sindrom madu dan racun pada wanita karir :: Studi fenomenologi terhadap single career women

NURENDAH, Gemala, Prof. Drs. Koentjoro, MBSc., Ph.D

2008 | Tesis | S2 Magister Psikologi

Penelitian kualitatif fenomenologi ini bertujuan untuk mengetahui makna karir bagi wanita yang bekerja (berkarir) dan makna pernikaha n bagi wanita karir tersebut. Penelitian ini berusaha melihat makna karir dan makna pernikahan dari sudut pandang wanita sebagai individu dengan berbagai variabel yang melekat dalam diri wanita tersebut. Penelitian ini menggunakan wawancara yang mendalam untuk mengumpulkan data dari tiga orang subjek penelitian, dan tiga orang informan penelitian. Pemilihan subjek penelitian menggunakan purposive sampling dan pengumpulan subjek menggunakan teknik snow-ball. Untuk memahami fenomena single career women digunakan pendekatan fenomenologi. Pendekatan ini bertujuan menggambarkan makna dari pengalaman hidup yang dialami oleh beberapa individu, tentang konsep atau fenomena tertentu, dengan mengeksplorasi struktur kesadaran manusia. Ada empat proses yang dalam pendekatan fenomenologi yang harus dilalui yaitu epoche, phenomenological reduction, imaginative variation, dan synthesis of meaning. Proses analisis dan interpretasi data meliputi bracketing, horizonalizing, dan meaning units untuk mendapatkan deskripsi textural. Sedangkan imaginative variation digunakan untuk mendapatkan deskripsi structural, dan memadukan antara deskripsi textural dan structural untuk menghasilkan suatu makna yang universal dan dapat mewakili responden secara keseluruhan. Hasil penelitian me nunjukkan bahwa, alasan wanita lajang untuk berkarir adalah perwujudan dari kebutuhan aktualisasi diri untuk memperkuat eksistensinya, selain itu alasan lain adalah keinginan untuk mandiri dan tidak tergantung secara finansial terhadap orang lain. Dari hasil penelitian yang didapatkan tidak semua subjek penelitian belum menikah karena sibuk mengejar karir. Ada beberapa alasan mengapa subjek penelitian belum juga menikah, yaitu karena gagal dalam menemukan pasangan yang cocok, dan pernah mengalami kekerasan dalam pacaran sehingga menimbulkan trauma. Subjek penelitian merasa cemas apabila mendapatkan pertanyaan dari keluarga dan lingkungan tentang kapan dirinya melepas akan melepas masa lajang, hal tersebut menimbulkan konflik dari dalam diri yaitu merasa tidak dapat memenuhi harapan orang tua.

This qualitative phenomenology research aims at knowing the meaning of career for working women and the meaning of marriage for those women. This research tries to see the meaning of career and marriage from woman’s point of view as an individual by using several variables related to their selves. This research employed in-depth interview to collect the data from three research subjects and three informants. The purposive sampling was used to choose the research subjects and the subjects were collected by using snow-ball technique. This research employed phenomenology approach. This approach aims at describing the meaning of life experience experienced by several individuals, about certain concept or phenomenon, by exploring the human awareness structure. This approach consists of four steps; they are epoche, phenomenological reduction, imaginative variation, and synthesis of meaning. The data analysis and interpretation process include bracketing, horizonalizing, and meaning units, those processes were employed to get the structural description and generalize textural and structural description to get certain meanings which are universal and able to represent the whole respondents. The research finding shows that the reason behind single life women to keep remain on their career is for realization from the need of self-actualization to be independent and, financially, not to be dependent with other people. From the research finding, not all of the research subjects remain single because of their business related to their carrier. There are some reasons for why the research subjects remain single, they are for those women fail to find the appropriate couple and have experienced abuse during their relationship with men, which finally creates trauma. The research subjects feel worried if they get some questions from their family or surrounding related to their status as single women, this case might create internal conflict, in the form of their failure in fulfilling their parents hope.

Kata Kunci : Wanita karir,single life aktualisasi,kecemasan fenomologi,career women, single life, self-actualization, Anxienty, Phenomenology


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.