Laporkan Masalah

Dinamika implementasi kebijakan retribusi pasar :: Studi pada pelaksanaan Perda No 53 Tahun 2002 di Kabupaten Pelalawan

SARI, Devi Fitria, Prof. Dr. Muhadjir Darwin

2008 | Tesis | S2 Magister Administrasi Publik

Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan sumber yang mendukungnya selalu menjadi isu yang problematik, tidak saja di masa lampau, tetapi juga di masa sekarang tatkala otonomi daerah menjadi tuntutan untuk dikembangkan secara optimal. Setiap daerah mengupayakan berbagai kebijakan yang dapat mendukung adanya peningkatan penerimaan PAD termasuk salah satunya adalah daerah Kabupaten Pelalawan. Pemerintah Kabupaten Pelalawan juga telah melaksanakan upaya peningkatan PAD tersebut dengan mengeluarkan kebijakan retribusi pasar yang tertuang dalam bentuk Peraturan Daerah No 53 Tahun 2002 tentang Retribusi Pasar. Secara empirik, dalam implementasi kebijakan retribusi pasar ini belum berdasarkan aturan formal yang berlaku yaitu masih ditemukannya berbagai variasi dalam pemungutan retribusi pasar diluar ketentuan Perda No 53 Tahun 2002 seperti sistem kontrak, bagi hasil dan penargetan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mekanisme pelaksanaan kebijakan retribusi pasar dan untuk mengetahui respon para stakeholders terhadap pelaksanaan kebijakan retribusi pasar. Penelitian ini bersifat kualitatif berupa kata-kata lisan dan tertulis yang diamati dari orang-orang yang diteliti. Teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Untuk menganalisa data digunakan teknik kualitatif yaitu reduksi data, display data dan verifikasi data sedangkan validasi data dengan mengunakan teknik triangulasi . Hasil Penelitian menunjukkan bahwa mekanisme implementasi kebijakan retribusi pasar yang dilakukan selama ini meliputi sosialisasi, penerapan, pembinaan dan pengawasan belum berjalan secara efektif dan merata. Maka sangatlah wajar jika dalam pelaksanaan kebijakan retribusi pasar yang ditawarkan pemerintah melalui Dinas Pasar hampir tidak mendapat respon yang memadai dan menjadi hal dominan yang mendorong berkembangnya kesulitan didalam mengimplementasikan kebijakan Perda No 53 Tahun 2002.

Local original income and its supporting resources always become a problematic issue, not only in the past but also in the present time when local autonomy is optimally demanded. Each district tries to implement various policies to increase the local original income and it is also the case of Pelalawan district. The district implements a policy on market tax to increase the income, which is the Local Regulation No. 53 of 2002. Empirically, the policy has not been implemented on the basis of the existing legal regulation because there are still variations in the collection of the market tax that is not in compliance with the local regulation such as using contract, result division and target system. The study aims at investigating the mechanism in the implementation of the market tax policy and the response of the stakeholders to the implementation of it. It is a qualitative study that analyzes the oral and written words of the subjects. The data is collected using in-depth interview and documentation study and analyzed using qualitative technique consisting of data reduction, data display and data verification, while the data validation is conducted using triangulation technique. The results of the study show that the implementation mechanism of the market tax policy consist of socialization, implementation, building and supervision and they have not gone effectively and evenly. Thus, it is normal that the implementation of the policy by the Market Agency of the district has not found a sufficient response and it results in the difficulties of the implementation of the Local Regulation No. 53 of 2002.

Kata Kunci : Kebijakan retribusi pasar,Mekanisme,Respon,market tax policy, mechanism and response


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.