Laporkan Masalah

Strategi kantor perpustakaan dalam pengembangan budaya baca

MARSI, Dr. Samodra Wibawa

2008 | Tesis | S2 Magister Administrasi Publik

Kantor Perpustakaan Umum mempunyai tugas sebagai sarana mengembangkan kehidupan bangsa melalui penyelenggaraan pemerintahan di bidang perpustakaan. Untuk menyelenggarakan tugas dimaksud, salah satu fungsi Kantor Perpustakaan adalah pembinaan dan pemasyarakatan kepustakaan. Dalam rangka mengemban tugas dan fungsi maka Kantor Perpustakaan mempunyai tujuan untuk melaksanakan pengembangan budaya baca masyarakat. Maka dalam penelitian ini penyusun bermaksud merumuskan permasalahan sebagai berikut:”Bagaimana strategi Kantor Perpustakaan dalam pengembangan budaya baca?” Strategi Kantor Perpustakaan Umum Kulon Progo dalam pengembangan budaya baca adalah suatu cara menggunakan sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan pengembangan budaya baca masyarakat Kulon Progo. Dalam penelitian ini, untuk memperoleh strategi yang tepat digunakan analisa SWOT. Dengan analisa SWOT diharapkan adanya strategi yang berkelanjutan yang berusaha agar organisasi secara keseluruhan tetap terpadu dengan lingkungannya. Analisa ini diawali dengan mengidentifikasi mandat, visi dan misi organisasi; kemudian mengidentifikasi lingkungan internal meliputi kekuatan dan kelemahan organisasi; mengidentifikasi lingkungan eksternal meliputi peluang dan ancaman organisasi. Dari adanya kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman tersebut kemudian diidentifikasi isu-isu strategis. Langkah terakhir yaitu merumuskan strategi untuk mengelola isu. Untuk mendapatkan suatu isu itu strategis atau operasional, digunakan tes litmus, yang dilakukan oleh Tim Perencana Kantor Perpustakaan Umum Kulon Progo. Berdasarkan hasil tes litmus diperoleh 4 (empat) strategi dalam pengembangan budaya baca yaitu: 1) meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pengelola perpustakaan desa, instansi, sekolah dan perpustakaan komunitas; 2) meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya perpustakaan; 3) membangun perpustakaan yang representatif; dan 4) membangun kemitraan dengan instansi terkait untuk mengembangkan perpustakaan desa, instansi, sekolah dan perpustakaan komunitas, guna mendekatkan akses layanan kepada masyarakat. Kendala yang mungkin muncul dalam pelaksanaan strategi tersebut adalah kuantitas sumber daya manusia yang belum memadai, kualitasnya yang masih perlu ditingkatkan dan kendala dalam proses perumusan kebijakan. Pelaksanaan strategi memerlukan banyak anggaran, dan dalam proses penentuan anggaran inilah Kantor Perpustakaan harus dapat meyakinkan Tim Anggaran dan Penentu kebijakan akan program atau kegiatan yang akan dilaksanakan. Untuk melaksanakan keempat strategi tersebut, maka Kantor Perpustakaan harus menyiapkan dan meningkatkan sumber daya manusia yang dimiliki dengan mengikutsertakan pegawai perpustakaan dalam diklat-diklat perpustakaan. Di samping itu penambahan koleksi buku, penambahan sarana dan prasarana serta penambahan fasilitas umum harus diwujudkan guna menciptakan perpustakaan yang representatif. Kerjasama lintas sektoral mutlak dilakukan untuk mencapai tujuan Kantor Perpustakaan dalam pengembangan budaya baca.

The Public Library Office has task to means of developing alive of nation with organized the government in library fields. One of the functions of Public Library Office is establishing and socializing the library to the society which its goal is developing the reading culture in our society. In this research the writer formulate the problem of research “The strategy of Public Library Office in developing the reading culture” The strategy of Public Library Office in developing the reading culture is by using the provided resources to gain the goals. In this research to get the suitable strategy the writer use the SWOT analysis. By SWOT analysis hoped there is continuous strategy that makes the organization well-organized to the environment. Analysis is started by identifying the mandate, vision and mission of the organization; identifying the internal environment including the strength and the weakness of the organization; and also identifying the external environment including the opportunity and the threat to the organizations. By understanding the strength, weakness, opportunity and threat the writer can identify the strategic issues. The last step is formulating the strategy to manage the issues. The planning team of Public Library Office also used the litmus test to decide whether the issues are strategic or operational issues. Based on the litmus test there are four strategies to develop the reading culture; 1) increasing knowledge and ability of the manager of the village library, institution, school and community;, 2) increasing society understanding about the importance of library; 3) creating the more representative Public Library Office; 4) developing village library, institution, school and community to enclose access to the society. The obstacles may appear in implementing the strategies are the low level of quantity and quality of the human resources, and obstacles within the policy making process. The implementing of the strategies needs enormous budget and in deciding the amount of budget the Public Library Office must convince the Budgeting Team about the programs To implement the strategies the Public Library Office must prepare and increase the human resources and also send the officials to join the training related to library management. Besides adding the literature collections, infrastructures and public facilities to create the representative library and also cooperation among institutions also required to reach the goals.

Kata Kunci : Strategi, Pengembangan, Budaya baca, strategic, developing, reading culture.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.