Implementasi kebijakan pengembangan pariwisata di Kota Bukittinggi
FIANDA, Wiwi, Dr. M. Baiquni
2008 | Tesis | S2 Administrasi PublikBukittinggi sebagai Kota tujuan wisata di Sumatera Barat memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan. Berbagai upaya telah dilakukan, revitalisasi objek wisata, serta pembangunan sarana pendukung kegiatan pariwisata. Bagaimanapun pengembangan pariwisata untuk masa yang akan datang perlu menjadi perhatian Pemerintah Daerah sebagai sektor unggulan daerah yang akan menambah pendapatan daerah karena kontribusi sektor pariwisata cukup besar dalam peningkatan jumlah PAD. Mengingat potensi tersebut, maka Pemerintah Daerah membuat kebijakan untuk pengembangan pariwisata kedepan. Kebijakan tersebut terdapat dalam Peraturan Walikota No.16 Tahun 2006 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang mana salah satu aspek yang dikaji didalamnya termasuk potensi pariwisata. Sebagai pedomannya dibuatlah RIPP (Rencana Induk Pengembangan Pariwisata). Sehingga diharapkan pengembangan pariwisata untuk masa yang akan datang lebih baik lagi untuk menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara. Berangkat dari persoalan tersebut, peneliti menganalisis implementasi kebijakan pengembangan pariwisata di Kota Bukittinggi. Terdapat tujuh program dari kebijakan tersebut yaitu (1)Pengembangan objek wisata, (2)Pengembangan sarana perhubungan menuju objek wisata, (3)Peningkatan kemampuan pengelolaan pariwisata, (4) Peningkatan sadar wisata masyarakat, (5)Pengembangan pusat informasi pariwisata, (6)Peningkatan promosi wisata, (7)Pengembangan pusat pelayanan wisata terpadu. Dalam menganalisis penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan pengembangan pariwisata di Kota Bukittinggi adalah komunikasi, sumber daya, sikap/tingkah laku dan struktur birokrasi. Adapun kendala yang dihadapi adalah terbatasnya lahan untuk pengembangan kegiatan pariwisata di pusat kota, terbatasnya ragam dan intensitas atraksi yang ada, keadaan ekonomi dan keamanan yang tidak menentu saat ini belum menunjukkan terjadinya peningkatan jumlah wisatawan mancanegara yang cukup berarti, gambaran masyarakat Kota Bukittinggi yang merupakan masyarakat yang agamais dalam kehidupan sehari-hari masih terkait dengan adat istiadat. Untuk pengembangan selanjutnya penulis mengharapkan agar Pemerintah Daerah mengupayakan adanya investor yang bekerjasama untuk pengembangan pariwisata kedepannya.
Bukittinggi is the destination town in tourism sector in West Sumatera have a hight potention to be developt. Any way have been done like revitalization of tourism object, and build the support tools. However, tourism developt for the future must be in local government minded cause the main sector to improve the Bukittinggi local government income budgetting cause the count of the contribution tourism sector to improve the real receipt budget. Regarding the potention, the local government create the policy to developt the tourism sectors for future. It find in mayor rule no.16 in 2006. One of the analycis aspect is tourism potention. It find in RIPP to reach a good condition of tourism developt for the future. From that matter the main topic is policy implementation to developt the tourism sectors in Bukittinggi. There are seven programs of that policys,such as ;(1)To developt the tourism object, (2)To Developt the transportation tools to the tourism object, (3)Improving the ability to developt the tourism sectors, (4)Improving the society rule in tourism sectors, (5) Improving tourism information centre, (6)Improving the tourism promotion, (7)To developt the tourism service centre. In analiysis the writers use descriptive kualitative methode. The influence factors in tourism developt policys in Bukittinggi consist of communication, resources, behavior, beurocration structure. The matters to that’s developt are the limited land to developt the tourism activities in the centre of town, the limited variety and attraction intencity, the economic condition and the security condition describe the unincreasing the count of foreight tourist, the describe of Bukittinggi society based on the culture and religion. For the futures the writer hopes to the local government gaves the opportunities to the investors to be cooperation in developt the tourism sectors for the future.
Kata Kunci : Implementasi kebijakan,Pariwisata,Rencana induk pengembangan pariwisata,developt the tourism