Kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Sukamara Propinsi Kalimantan Tengah
MAHPUDIN, Dr. Samodra Wibawa
2008 | Tesis | S2 Magister Administrasi PublikPenelitian ini ditujukan untuk mengetahui gambaran umum kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Sukamara dan faktor-faktor apa yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, untuk menggambarkan keadaan subjek/objek penelitian berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau sebagaimana adanya. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, dekumentasi dan pengamatan. Konsep kinerja (performance) dapat diartikan sebagai pencapaian hasil atau the degree of accomplisment (Rese dan Byars, 1981 dalam Keban 1995).Cakupan dan cara mengukur indikator kinerja sangat menentukan apakah suatu organisasi publik dapat dikatakan berhasil atau tidak (Keban,1995). Indikator yang dipergunakan dalam penelitian ini Standart Pelayanan Minimal (SPM) menurut KepMenKes RI Nomor 1202/MENKES/SK/VIII/2003. Faktor-faktor yang mempengaruhi organisasi tersebut tentunya akan sangat dipengaruhi dengan kondisi dari organisasi itu sendiri. Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Sukamara belum optimal. Hal tersebut dapat dilihat dari capaian indikator kinerja kesehatan Kabupaten Sukamara dibandingkan dengan SPM Nasional, hasilnya menunjukan rata-rata masih di bawah SPM Nasional. Faktor-faktor yang mempengaruhi Kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Sukamara dilihat dari tiga indikator yakni oleh Pertama, variabel struktur organisasi, yakni tingkat pembagian tugas dan pokok fungsi unit organisasi sudah jelas sesuai dengan PERDA No. 7 Th 2003, hanya pengawasan dan pembinaan belum dilakukan secara optimal. Secara umum struktur Dinas Kesehatan Kabupaten Sukamara cukup baik. Kedua, variabel sumber daya manusia, yakni kurangnya sumber daya manusia secara kualitas. Ketiga, variabel Budaya Organisasi, dilihat dari lingkungan internal etos kerja pegawai masih kurang, tingkat ketergantungan bawahan terhadap atasan masih tinggi, dan lingkungan eksternal dapat dilihat dari komplain pengguna jasa terhadap pemberian pelayanan publik masih ada dan tingkat kepedulian masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh pegawai birokrasi masih kurang. Saran-saran yang direkomendasikan untuk optimalisasi kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Sukamara sebagai berikut: Meningkatkan pengawasan dan pembinaan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukamara terhadap UPTD, mempersiapkan para pegawai dengan cara mengikutkan pada pelatihan teknis, menerapkan mekanisme kontrol yang tepat, melakukan penyesuaian rasio antara tenaga kesehatan dengan penduduk sesuai dengan standar nasional, menumbuhkan kesadaran pegawai untuk meningkatkan semangat kerja yang tinggi dan melakukan pendekumentasian dan pelaporan dengan baik karena sering ditemukan data yang tidak tersedia.
This study goal was to find general description of performance of the Health Department of Sukamara District and what were factors which affected it. This study used descriptive-qualitative method, illustrated situation of study objects/subjects based on the appearing or mere facts. The data were collected by in-depth interview, documentation and observation. Performance concept might be meant as result achievement or the degree of accomplishment (Rese and Byars, 1981 in Keban, 1995). Coverage and procedures to measure the performance indicators widely determined whether a public organization might be considered successful or not (Keban, 1995). Indicators used in this study were Minimum Standard Services (SPM) according to KepMenKes RI No. 1202/MENKES/SK/VIII/2003. Condition of the organization alone certainly affected factors affecting the organization. The results of study indicated that the performance of Health Department of Sukamara District had not been optimum. It could be seen from achievement of the health performance indicators of Sukamara District than National SPM, the results were averagely lower under the National SPM. Factors affecting the performance of Health Department of Sukamara District were three following indicators; first, variable of organizational structure, that is, assignment level and main function of organizational unit had been clearly adapted to PERDA No.7 of 2003, only supervision and construction had not been done optimally. In general, structure of the Health Department of Sukamara District was adequately good. Second, variable of human resources, that is, human resources were lower qualities. Third, variable of Organization Culture, in terms of internal environment of employee work ethos, was still lower, dependence rate of subordinates on superiors was still higher, and external environment might be seen from complaints of service users for public service provision and society care rate for services given by bureaucratic employees were less. Advises recommended to optimize the performance of Health Department of Sukamara District are as follows: increase in supervision and construction of Health Department of Sukamara District for UPTD prepares employees by engaging them in technical training, applying appropriate control mechanism, adapting to ratio of health employees and population according to national standard, growing employee awareness of increasing high work spirit and documenting and reporting well because the data were often found unavailable.
Kata Kunci : Kinerja,Dinas kesehatan, Performance, Health Department