Laporkan Masalah

Kajian asas itikad baik dalam pelaksanaan perjanjian pembiayaan konsumen kendaraan bermotor pada PT. Mandala Multifinance Tbk di Jakarta

SOEWITO, Julianti, Prof. Dr. Nindyo Pramono; S.H., M.S

2008 | Tesis | S2 Magister Hukum

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi itikad baik dalam pelaksanaan perjanjian guna mengkaji asas itikad baik dalam pelaksanaan perjanjian pembiayaan konsumen kendaraan bermotor pada PT. Mandala Multifinance, Tbk di Jakarta. Penelitian ini bersifat diskriptif analistis bertujuan untuk memperoleh gambaran dalam praktek tentang itikad baik dalam pelaksanaan perjanjian pembiayaan konsumen. Dengan pendekatan empiris bertujuan mencari kaedah, norma atau das sollen dan perilaku das sein, yang dilakukan dengan penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan sebagai penunjang. Sarana yang digunakan dalam pengumpulan data primer dengan pedoman wawancara sedangkan pengumpulan data sekunder dengan studi dokumen. Metode dan pengumpulan data primer adalah purposive sampling dengan melihat penerapan pasal 1338 ayat ( 3 ) KUH Perdata dalam pelaksanaan perjanjian pembiayaan konsumen pada konsumen dan pengusaha pembiayaan dan dalam pengumpulan data sekunder dengan purposive sampling dengan kriteria tertentu sesuai dengan pembahasan penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa asas itikad baik dalam pelaksanaan perjanjian pembiayaan konsumen sulit dipaksakan berlakunya, yakni dengan banyaknya kecenderungan konsumen untuk melanggar/tidak memenuhi asas itikad baik dalam pelaksanaan perjanjian. Dan pengusaha pembiayaan kurang mendapatkan perlindungan hukum atas kecenderungan konsumen dalam menyimpangi pasal 1338 ayat ( 3 ) KUH Perdata tentang itikad baik dalam pelaksanaan perjanjian.

This research aims to know good faith implementation in agreement implementation to read the good faith principle in consumer finance implementation of motor vehicle at PT. Mandala Multifinance, Tbk Jakarta. The research is descriptive and analytical and aims to obtain a comprehensives description of Good Faith in Agreement Implementation of Consumer Finance Motor Vehicle. Adopting an empiris approach, it intends to identify the principle, norm or das sollen behaviour and das sein behaviour by means of research in library and the field. The instrument for primary data collection with interview guideline , besides secondary data collection with document study. A purposive sampling method is used by means of regarding the application of the Article 1338 ( 3 ) of the Civil Code in consumer finance agreement implementation and undertaker finance. Purposive sampling with definite criteria in secondary data collecting is proper with research discussion. The research result shows that Good Faith Principle in Agreement Implementation of Consumer Finance has not been well respected. It shows by many violation such a breaking the promise, or breaking the law of agreement implementation by consumer. Then, undertaker finance seems not have enough protection by the law for the consumer behaviour that breaking the Article 1338 ( 3 ) of the Civil Code about good faith in agreement implementation.

Kata Kunci : Perjanjian,Biaya konsumen kendaran bermotor,Tidak memenuhi itikad baik,Good faith,Consumer finance agreement


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.