Laporkan Masalah

Pengaruh kesiapan individu dan motivasi intrinsik pada niat keperilakuan menggunakan e-learning

MONALISA, Komang Ayu Trisna, Prof. Dr. Jogiyanto HM, MBA

2008 | Tesis | S2 Manajemen

Teknologi Internet dan teknologi berbasis web telah menjadi populer dalam penyampaikan dan pengembangan program pembelajaran jarak jauh. Universitas-universitas di Indonesia mulai menyediakan pembelajaran online melalui sistem e-learning bagi mahasiswanya. Hingga saat ini kurangnya kesediaan mahasiswa untuk menggunakan metode pembelajaran alternatif ini menjadi salah satu permasalahan. E-learning belum diterima dengan baik oleh mayoritas mahasiswa. Studi ini bertujuan untuk menguji pengaruh kesiapan individu dan motivasi intrinsik pada penerimaan e-learning. Studi ini mengkombinasikan Indeks Kesiapan Individu terhadap Teknologi (Technology Readiness Index, TRI) dengan Model Penerimaan Teknologi (Technology Acceptance Model, TAM) dalam model penelitian. Studi ini juga memasukkan motivasi intrinsik dengan menggunakan kepermainan persepsian (perceived playfulness). Berbeda dengan studi-studi terdahulu, studi ini melakukan penyesuaian Indeks Kesiapan Individu terhadap Teknologi yang dikembangkan oleh Parasuraman (2000) dengan konteks penelitian yaitu elearning. Studi empiris dilakukan dengan memilih Universitas Terbuka (UT) sebagai tempat penelitian dan melibatkan sebanyak 150 responden. Untuk menganalisis model penelitian, digunakan SEM berbasis varian, Partial Least Square (PLS). Hasil studi menunjukkan bahwa masing-masing dimensi dari kesiapan individu –optimisme, keinovatifan, ketidakamanan, ketidaknyamanan- memiliki pengaruh yang berbeda-beda pada niat keperilakuan menggunakan e-learning. Kemudahan penggunaan persepsian dan kegunaan persepsian ditemukan memediasi hubungan dua dimensi kesiapan individu (keinovatifan dan ketidakamanan) dan kepermainan persepsian pada niat keperilakuan menggunakan e-learning. Secara mengejutkan, dimensi ketidaknyamanan ditemukan tidak berpengaruh pada ketiga hipotesis yang diusulkan. Berdasarkan pada temuan penelitian, implikasi manajerial dan arahan penelitian mendatang disajikan pada simpulan.

The Internet and Web-based technologies have become a popular platform for development and delivery of distance learning program. Many universities in Indonesia have begun to provide their students with greater online learning opportunities through e-learning system. Unfortunately, majority of their student has not fully accepted e-learning as one of learning methods. This paper investigated the effect of individual readiness and intrinsic motivation on elearning acceptance. This study combined the Technology Readiness Index (TRI) and Technology Acceptance Model (TAM) into one model. This study also included intrinsic motivation to the model. Perceived playfulness was chosen as the proxy of intrinsic motivation. This study justified Technology Readiness Index (TRI) which was developed by Parasuraman (2000) to e-learning context. An empirical study was conducted among the student at The Open University (Universitas Terbuka, UT). Partial Least Square was used to analyze the model. Analysis of the data revealed that each dimension of individual readiness -- optimism, innovativeness, discomfort and insecurity -- had different effects on behavioral intention to use e-learning. Perceived ease of use and perceived usefulness was found significant as mediator on the effect of two individual readiness dimensions (innovativeness and insecurity) and perceived playfulness on behavioral intention to use e-learning. Surprisingly, discomfort found had no impact as expected on e-learning acceptance. Based on the research findings, several implications and future research were stated and proposed in the conclusion.

Kata Kunci : Model penerimaan teknologi (TAM),Technologi readiness index (TRI),Motivasi intrinsik,Kepemimpinan persepsian (Perceived palyfulness),E,learning, Technology Acceptance Model (TAM), Technology Readiness Index (TRI), Intrinsic Motivation, Perceived Playfulne


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.