Persepsi pemakai laporan keuangan pemerintah daerah terhadap independensi auditor Badan Pemeriksa Keuangan
SUHARDI, Dr. Eko Suwardi, M.Sc
2008 | Tesis | S2 Magister AkuntansiPenelitian ini menguji persepsi pemakai laporan keuangan pemerintah daerah terhadap independensi auditor badan pemeriksa keuangan. Dengan mengkonfirmasi tujuh faktor penentu independensi a) Lamanya Penugasan Audit, b) Independensi dalam Biaya Pemeriksaan, c) Terbatasnya Waktu Penugasan dan Sumberdaya yang disediakan Bagi Auditor BPK, d) Hubungan Kekeluargaan, e) Adanya kecenderungan untuk memihak, karena keyakinan politik atau sosial, f) Akses terhadap informasi tanpa hambatan, g) Kebebasan menentukan sendiri materi laporan dan waktu melaporkan serta kebebasan menerbitkan dan menyebarluaskan laporan-laporan pemeriksaan Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan data penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari responden pemakai laporan keuangan pemerintah daerah yaitu pegawai pemda, anggota DPRD, Akademisi, dan masyarakat umum di Jogjakarta. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji proporsi, chi square dan Analysis of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pemakai laporan keuangan pemerintah daerah menganggap auditor BPK belum independen dalam melaksanakan pemeriksaan, tujuh faktor penentu independensi secara umum akan berpengaruh atau dapat merusak independensi auditor BPK, walaupun beberapa kelompok responden berbeda pendapat terhadap beberapa faktor.
This research examines the perception of financial statement user of local government to state audit board (BPK) of auditor independence. With confirmation seven independence determinants a) the duration assignation of audit, b) independence in budget audit, c) the limited assignation time and resources provided by for auditor BPK, d) existence of family relationship, e) existence of tendency to side, because political confidence or social, f) Access to information without resistance, g) freedom to determine matter and time reports and freedom to publish and dissemination of inspection reports The sampling technique applied is purposive sampling and research data is primary data collected from users of financial statement of local government that is local government officer, member of Local Parliament (DPRD), Academician, and public users in Jogjakarta. Examination of hypothesis done by using proportion test, chi square and Analysis of Variance (ANOVA). Result of research indicates that in general financial statement users of local government assumes auditor BPK has not independent in executing inspection, seven independence determinants in general will have an effects or can destroy independence of auditor BPK, although some group have differs in opinion to some factors
Kata Kunci : Persepsi,Independensi,Laporan keuangan pemerintah daerah,Badan pemeriksa keuangan, Perception, Independence, Local Government Financial Statements, State Audit Board.