Laporkan Masalah

Analisis satuan biaya pendidikan sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas :: Studi kasus di Kabupaten Karanganyar Propinsi Jawa Tengah

MULYATI, Prof. Dr. Abdul Halim, MBA

2008 | Tesis | S2 Magister Akuntansi

Penelitian ini dilakukan untuk menyelidiki satuan biaya pendidikan persiswa yang ditanggung oleh pemerintah dan masyarakat pada jenjang pendidikan SMP dan SMA Negeri di Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) satuan biaya pendidikan persiswa pertahun pada jenjang SMP Negeri yang berbasis pemerintah dan berbasis masyarakat di Kabupaten Karanganyar; 2) satuan biaya perdidikan persiswa pertahun pada jenjang SMA Negeri yang berbasis pemerintah dan berbasis masyarakat di Kabupaten Karanganyar; 3) besarnya hubungan antara biaya pendidikan berbasis pemerintah dan masyarakat dengan mutu pendidikan di Kabupaten Karanganyar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) biaya pendidikan berbasis pemerintah untuk jenjang pendidikan SMP Negeri persiswa per Rp 2.336.520,00, yang berbasis masyarakat persiswa pertahun Rp 3.665.640,00; 2) biaya pendidikan berbasis pemerintah untuk jenjang pendidikan SMA Negeri persiswa pertahun Rp 2.186.328,00, yang berbasis masyarakat persiswa pertahun Rp 7.581.636,00; 3) pada jenjang SMP, ada hubungan yang signifikan antara biaya pendidikan berbasis pemerintah dengan nilai UAN sebesar 78,4%, dengan APK sebesar 54,3%, dengan Fasilitas 78,9%; ada hubungan yang signifikan antara biaya pendidikan berbasis masyarakat dengan nilai UAN sebesar 62,7%, dengan APK sebesar 56,9%, dengan Fasilitas 76,3%. Pada jenjang SMA, ada hubungan yang signifikan antara biaya pendidikan berbasis pemerintah dengan nilai UAN sebesar 83,3%, dengan APK sebesar 91,6%, dengan Fasilitas 90,7%; ada hubungan yang signifikan antara biaya pendidikan berbasis masyarakat dengan nilai UAN sebesar 75,3%, dengan APK sebesar 94,4%, dengan Fasilitas 92,8%.

This research is purposed to investigate a unit of educational cost of each student which supported by the government and the society for Junior and Senior High School in Karanganyar District. This research is aimed to find out about: 1) educational unit cost received by the Junior High School Students which based on the government and the society in Karanganyar District; 2) educational unit cost received by the Senior High School Students which based on the government and the society in Karanganyar District; 3) the great relation between government and society based educational cost with the quality of education in Karanganyar District. The results of the research show that: 1) government based school expense for Junior High School for each student is Rp. 2.336.520,00, meanwhile society based school expense for a year for each student is Rp. 3.665.640,00; 2) government based school expense for Senior High School Students for each year per student is 2.186.328,00, and society based school expense for Senior High School Students for each year per student is 7.581.636,00; 3) in Junior High School, there is a significant relation between government based school expense and the UAN result, 78,4%; the APK 54,3%; facility 78,9%; there is a significant relation between society based educational expense and the UAN result, 62,7%; the APK 56,9%; facility 76,3%. In Senior High School there is a significant relation between government based educational expense and the UAN result, 83,3%; the APK 91,6%; facility 90,7%; there is a significant relation between society based education expense and the UAN result, 75,3%; the APK 94,3%; facility 92,8%.

Kata Kunci : Biaya pendidikan, Pemerintah, Masyarakat, UAN, APK, Mutu pendidikan, Educational cost, Government, Society, UAN/National Final Examination, APK(Angka Partisipasi Kasar/Gross Rate Participation), the quality of education.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.