Aspek hukum dalam perjanjian kredit usaha hutan rakyat antara Departemen Kehutanan dengan kelompok tani hutan
WURYANTO, Imam, Prof. Dr. Nindyo Pramono, S.H., M.S
2008 | Tesis | S2 Magister HukumPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya kredit macet pada KU HR dalam hal perjanjiannya dan upaya hukum yang ditempuh dalam hal terjadi kemacetan dalam pengembalian kredit oleh pihak Departemen Kehutanan. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif yang terdiri dari penelitian kepustakaan dan lapangan. Alat penelitian yang digunakan dalam pengumpulan data data primer adalah wawancara, pegumpulan data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1. Faktor penyebab terjadinya kredit macet dalam pelaksanaanya banyak disebabkan oleh faktor wanprestasi, wanprestasi karena : a. Tidak ditepatinya isi perjanjian antara Departemen Kehutanan dan Bank Pembangunan Daerah, dalam hal pengaturan administrasi b. Tidak ditepatinya isi perjanjian antara Bank Penyalur dengan Petani peserta KUHR dalam hal penyaluran kredit c. Tidak ditepatinya isi perjanjian antara Petani peserta KUHR dengan Mitra Usaha, dalam hal kerjasama penyelenggaran KUHR 2. Upaya yang pernah diambil Departemen Kehutanan dalam menyelesaikan kredit macet melalui pendekatan teknis namun tidak berhasil, sampai saat ini penyelesaian melalui pendekatan hukum sulit dilakukan karena keberadaan mitra usaha dan kelompok tani tidak jelas, sehingga upaya penyelesaian adalah melalui masyawarah.
Kata Kunci : Penjanjian,Wanprestasi,Musyawarah