Clinical error dalam pelayanan di klinik jurusan kesehatan gigi Poltekkes Bandung
CHAERUDIN, Denden Ridwan, dr. Tjahjono Kuntjoro, MPH, Dr. PH
2008 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Gigimenjadi bahasan yang hangat di berbagai media massa. Kurikulum pendidikan D III Kesehatan Gigi mengamanatkan peran, fungsi dan kompetensi yang harus dicapai mahasiswa dalam mengelola layanan kesehatan kepada masyarakat di klinik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran serta faktor-faktor yang mempengaruhi clinical error dalam pelayanan klinik di Klinik Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Bandung. Metode Penelitian: Jenis Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Variabel bebas yaitu pengetahuan, keterampilan, kemampuan pembimbing, dan sarana peralatan klinik. Variabel terikat yaitu clinical error dalam pelayanan klinik. Subjek penelitian terdiri dari 35 mahasiswa tingkat III Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Bandung tahun akademik 2007/2008. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, lembar penilaian, dan check list, selanjutnya dianalisis dengan uji regresi berganda. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan clinical error dalam pelayanan klinik di Klinik Jurusan Kesehatan Gigi pada kategori cukup, kemampuan pembimbing, dan sarana peralatan klinik pada kategori cukup, sedangkan pengetahuan, keterampilan pada kategori sedang. Hasil uji regresi berganda menunjukan ada pengaruh bermakna antara pengetahuan (β=0,607; p=0,032), keterampilan (β=0,109; p=0,033), kemampuan pembimbing (β=0,112; p=0,048), dan sarana peralatan klinik (β=0,433; p=0,031) terhadap clinical error dalam pelayanan klinik. Variabel pengetahuan memberikan pengaruh sebesar 14,4%, keterampilan mahasiswa sebesar 14,2%, kemampuan pembimbing sebesar 12,4%, dan sarana peralatan klinik sebesar 14,5% terhadap clinical error dalam pelayanan klinik. Kesimpulan: (1) clinical error dalam pelayanan klinik di Klinik Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Bandung pada kategori cukup, kemampuan pembimbing, dan sarana peralatan klinik pada kategori cukup, sedangkan pengetahuan mahasiswa, dan keterampilan mahasiswa pada kategori sedang. (2) Semakin tinggi pengetahuan, keterampilan, kemampuan pembimbing dan sarana peralatan klinik semakin berkurang clinical error dalam pelayanan klinik. (3) Sarana peralatan klinik memberikan pengaruh paling besar.
Background: Error in health service has often been repeated and becomes hot issues in many mass media. The curriculum of Diploma III Dental Health Program specifies the roles, functions and competences that have to be achieved by students in providing health service for the community in the clinic. Objective: The aim of the study is to get an overview and factors influencing the clinical errors in clinical service at the Clinic of Dental Health Department of Bandung Health Polytechnic. Method: Thirty five students of year 3 from Dental Health Department of Bandung Health Polytechnic of academic year 2007/2008, were used as a study sample of an analytical study with cross sectional design, to find out the influence of independent variables (knowledge, skills, ability of supervisor, and clinical facilities) on the dependent variable (clinical error in clinical service). Result: The result of the study showed that the clinical error, the ability of supervisor and clinical facilities in clinical service belonged to adequate category, while knowledge and skill belonged to average category. The result of the double regression test showed that there was a significant influence of knowledge (β=0,607; p= 0,032), skills (β=0,109; p=0,033), ability of supervisor (β=0,112; p=0,048), and clinical facilities (β=0,433; p=0,031) on clinical error in clinical service. The contribution of variables: knowledge, skills of students, ability of supervisor, and clinical facilities on the clinical error in clinical service is 14,4%, 14,2%, 12,4%, and 14,5% respectively. Conclusion: 1) clinical error, ability of supervisor, and clinical facilities in clinical service is in adequate category, while knowledge, and skills is in average category 2) the better the knowledge, skills, ability of supervisor and clinical facilities, the fewer is the clinical errors in clinical service; 3) clinical facilities is the most confibuted factor in influencing clinical service.
Kata Kunci : Pengetahuan,keterampilan,Kemampuan pembimbing,Sarana,Clinical error, knowledge, skills, ability of supervisor, facilities, clinical error