Pengaruh lama merokok terhadap gangguan kognitif pada populasi lansia
SETYAWAN, Tommy Rachmat, dr. H. Moh Was'an, Sp.S(K), QIA
2008 | Tesis | S2 Ilmu Penyakit SyarafLatar Belakang: Prevalensi merokok di dunia maupun Indonesia khususnya semakin tinggi.Dalam jangka panjang penggunaan rokok dapat berpengaruh buruk terhadap otak maupun organ lain di luar otak.Meningkatnya jumlah populasi lansia akibat peningkatan angka harapan hidup, akan menyebabkan semakin besarnya prevalensi gangguan kognitif yang merupakan masalah paling sering ditemukan pada populasi lansia.Gangguan kognitif menimbulkan permasalahan sosial yang cukup rumit oleh karena ketidak mampuan fungsi otak yang ditimbulkannya.Terdapat kontroversi mengenai pengaruh merokok terhadap gangguan kognitif pada lansia. Tujuan: Mengetahui proporsi gangguan kognitif pada populasi perokok lansia.Menghitung Odd Ratio pengaruh merokok terhadap ganguan kognitif pada lansia. Metode: Studi kasus control matched berbasis populasi dengan setting kecamatan Gondokusuman, Kotamadya Jogjakarta. Subyek penelitian individu laki-laki usia >60 tahun, perokok, maupun bukan perokok dengan penilaian gangguan kognitif menggunakan Mini Mental State Examination (MMSE) yang disesuaikan umur dan tingkat pendidikan. Besar sampel dihitung berdasarkan perhitungan besar sampel menurut Lemeshow, dengan tingkat kemaknaan 95% dan kekuatan penelitian 80%, diperlukan 152 sampel penelitian. Analisa statistik menggunakan SPSS. Hasil: Didapatkan hasil bermakna pada lama merokok >20 tahun P= 0,019 (95%CI 1,15- 4,27) OR=3,33 dan jumlah rokok >20 batang sehari P= 0,025 (95%CI 1,14-8,47) OR=3,10 terhadap kejadian ganguan kognitif pada populasi lansia.
Kata Kunci : Merokok,Gangguan kognitif,Faktor risiko,Adiksi