Mekanisme penurunan tekanan darah pada penusukan tunggal titik akupunktur telinga Ciao Kan :: Kajian terhadap frekuensi denyut jantung
SURYANTO, Yanti Ivana, dr. Suwono, AIFM
2008 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Dasar dan BiomedisTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mekanisme penurunan tekanan darah pada penusukan tunggal titik akupunktur telinga Ciao Kan melalui penurunan frekuensi denyut jantung. Cara Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan mempergunakan rancangan penelitian pre-post test design. Subyek penelitian adalah laki-laki berusia 25 – 35 tahun dengan tekanan sistolik lebih atau sama dengan 130 mmHg yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Subyek menjalani orthostatic stress test, pengukuran heart rate variability, penusukan titik akupunktur telinga Ciao Kan, pengukuran tekanan darah dan frekuensi denyut jantung. Hasil Penelitian: Uji T dilakukan pada data yang telah ditransformasi. Tekanan sistolik turun signifikan pada subyek penelitian selama perlakuan (p<0,05) namun kemudian naik kembali. Frekuensi denyut jantung juga mengalami penurunan signifikan (p<0,05) selama perlakuan dan naik kembali. Uji korelasi Pearson dilakukan untuk melihat korelasi antara tekanan arteri rata-rata dengan frekuensi denyut jantung. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya korelasi positif antara tekanan arteri rata-rata dan frekuensi denyut jantung (r = 0,373). Uji Anova satu jalur menunjukkan tidak adanya perbedaan nilai tekanan sistolik, tekanan diastolik, tekanan arteri rata-rata, dan frekuensi denyut jantung antar kelompok dengan respon terhadap orthostatic stress test normal, hipertonus, maupun hipotonus (p > 0,05). Kesimpulan: Penurunan tekanan darah pada penusukan titik akupunktur telinga Ciao Kan melalui mekanisme penurunan frekuensi denyut jantung
Objective: To evaluate the blood pressure decrease mechanism of single acupuncture on Ciao Kan ear acupoint through decrease of heart rate. Method: This is a pre-post test design experiment. Subjects are men, 25 – 35 years old with systolic blood pressure equal or more than 130 mmHg who meet inclusion and exclusion criteria. Subject did orthostatic stress test, heart rate variability measurement, acupuncture on Ciao Kan ear acupoint, blood pressure and heart rate measurement. Result: T test was done on the transformed data. Systolic blood pressure decreases significantly (p < 0,05) during acupuncture and then increase afterward. Heart rates also decrease significantly (p < 0,05) during acupuncture and then increase afterward. Pearson correlation test was done to see correlation between mean arterial pressure and heart rate. The results show positive correlation between mean arterial pressure and heart rate (r = 0,373). One way ANOVA show no systolic, diastolic, mean arterial pressure, and heart rate differences between group with response to orthostatic stress test normal, hypertone, or hypotone (p > 0,05). Conclusion: The blood pressure decrease mechanism of single acupuncture on Ciao Kan ear acupoint is through the decrease of heart rate.
Kata Kunci : Ciao Kan,Tekanan sistolik,Frekuensi denyut jantung, Ciao Kan, systolic blood pressure, heart rate