Tingkat kognitif penderita plasi serebral
KUSUMANINGRUM, Ratna Dewi, Prof. dr. Djauhar Ismail, MPH, Ph.D, Sp.AK
2008 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran KlinikDuapuluh tahun terakhir ini, masalah gangguan perkembangan, perilaku dan masalah psikososial mendapat perhatian yang besar, dan disebut sebagai “penyebab kesakitan baru (new morbidity)â€. Salah satu masalah gangguan perkembangan yang mendapat perhatian adalah palsi serebral, karena merupakan penyebab kecacatan utama pada masa kanak-kanak. Hasil penelitian Rambe dkk (2002) menyatakan bahwa terdapat hubungan antara tingkat kognitif dengan jenis palsi serebralnya. Tetapi Brett (1985) dan Menkes (1995) menyatakan tidak didapatkan hubungan yang bermakna antara jenis palsi serebral dengan tingkat kognitifnya. Untuk mengetahui bagaimana tingkat kognitif penderita palsi serebral dan hubungan antara tingkat kognitif dengan jenis palsi serebralnya. Hipotesis penelitian ini adalah terdapat hubungan antara tingkat kognitif dengan jenis palsi serebralnya. Metode penelitian ini menggunakan metode cross-sectional. Metode pengumpulan sampel menggunakan pendekatan probability sampling yaitu metode simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan bantuan komputer, dilakukan analisis deskriptif dan uji Chi-square, dengan Confidence Interval (CI) 95%, dan p < 0,05. Dari penelitian terdahulu oleh Rambe dkk, dari 74 anak palsi serebral yang diteliti (28 anak laki-laki dan 46 anak perempuan), didapatkan pada jenis spastik, 42% mengalami retardasi mental ringan; jenis hipotonik, 67% retardasi mental sedang; jenis diskinetik, 75% retardasi mental sedang; dan jenis campuran, 100% retardasi mental berat; dengan p < 0.001. Pada penelitian Singhi dkk, dari 105 anak palsi serebral dengan epilepsi aktif, usia antara 1-14 tahun, 65 laki-laki dan 40 perempuan, enam puluh persennya menderita retardasi mental sedang sampai berat. Sosial Quotien (SQ) rendah didapatkan pada sebagian besar penderita dengan kuadriplegi (73,2%) dan hemiplegi (75%). SQ borderline didapatkan pada 45% penderita palsi serebral tipe diplegi dan 60% penderita PS tipe distonik. Nilai SQ yang rendah berhubungan secara bermakna dengan kejadian asfiksi saat lahir (P<0,01), dan frekwensi kejang (P<0,05). Pasien palsi serebral tipe kuadriplegi juga mempunyai nilai SQ yang lebih rendah secara bermakna bila dibandingkan dengan tipe yang lain (P<0,05). Pada penderita palsi serebral didapatkan data bahwa terdapat hubungan antara tingkat kognitif dengan jenispalsi serebralnya.
The developmental delay and pshycososial problem have a big attantion for the last 20 years and became as a “New morbidityâ€. Cerebral palsy is the most common cause of child morbidity. Rambe et al said that there is correlation between the degree of cognitive with type of cerebral palsy. But Brett and Menkes said there is no relation between type of cerebral palsy with the degree of cognitive. The aim of this study is to prove that there is a correlation between the degree of cognitive with type of cerebral palsy. And the hypothesis is there is correlation between the degree of cognitive with type of cerebral palsy. Cross-sectional metode is use for this study and probability sampling with simple random sampling use for collecting the sample. Data analysis use by computer, descriptive analysis and Chi-square test use for data analysis, with confidence interval 95% and p<0,05. From the previous study, Rambe et al found that from 74 children with cerebral palsy (28 boys and 46 girls), 42% of spastic type have mild mental retardation, 67% of hypotonic and dyskinetic type has moderate mental retardation, and 100% of mixed type of cerebral palsy have severe mental retardation. Singhi et al found that from 105 children with cerebral palsy and active epilepsy, 60% suffer from moderate to severe mental retardation. The low Social Quotien (SQ) has found at the most quadriplegy and hemiplegy type, borderline SQ found at 45% diplegy and dystonic type. The low SQ has a relation ship with asfiksia when the child was born (p<0.01) and with seizure (p<0,05). Quadriplegy type has a lower SQ between another type of cerebral palsy. There is a relation between degree of cognitive with type of cerebral palsy.
Kata Kunci : Serebral Plasi,Tipe Serebral Plasi,Tingkat kognitif, cerebral palsy, cerebral palsy’s type, the degree of cognitive