Laporkan Masalah

Perilaku remaja dalam mengkonsumsi fastfood di Surakarta

YUNIARTI, Tri, Th. Ninuk Sri Hartini, MS. Ph.D

2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang : tumbuh kembang remaja dipengaruhi oleh asupan makanan yang dikonsumsi. Pertumbuhan normal tubuh memerlukan gizi yang seimbang yang diperlukan untuk pertumbuhan. Gangguan tumbuh kembang ramaja disebabkan oleh pola makan yang cenderung berubah. Para remaja tidak lagi memperhatikan kandungan zat gizi atau makanan yang dimakannya tersebut termasuk makanan sehat atau bukan. Hal ini dapat diketahui dan kebiasaan makan remaja yang senang mengkonsumsi makanan yang serba praktis, seperti fried chicken, french fries, hamburger, pizza dan sejenisnya. Tujuan : untuk menggali informasi tentang perilaku remaja dalam mengkonsumsi fast food di Kota Surakarta. Metode Penelitian : penelitian ¡ni merupakan penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ¡ni adalah remaja yang mengkonsumsi fast food di Surakarta berjumlah 20 orang. Pengumpulan data dilakukan denganobservasi, wawancara mendalam dan diskusi kelompok. Analisis data yang digunakan adalah analisis ¡si. Hasil : sebagian besar remaja di Surakarta sudah memahami tentang arti fast food. Mahasiswa memiliki pemahaman yang Iebih luas dibandingkan dengan síswi sekolah menengah tentang keseimbangan gizi. Perhatian orang tua dalam menyajikan makanan di rumah selalu berusaha memperhatikan kandungan gizi bagi anaknya, karena pengaruh dan Iingkungan pergaulannya akhirnya remaja menjadi berubah perilaku makannya yang serba instant dibandingkan dengan makanan olahan. Perubahan pola makan yang demikian ini dikarenakan karena adanya trend dan gaya hidup rem aja dalam meng konsumsi fast food. Kesimpulan : perlu dilakukan komunikasi terbuka pada remaja untuk menanamkan pengertian tentang makanan seimbang sehingga bisa merubah perilaku makan remaja.

Background: Adolescents’ growth and development are influenced by food intake the adolescents consume. Body normal development needs balanced nutrition. However, development disorder in adolescents ¡s caused by changing diet pattern. The adolescents no longer pay attention on the nutrient that is contained in the food they consume and on whether the food ¡s healthy or not. This can be known from the adolescents’ eating habit in which they love to eat fast food such as fried chicken, French fries, hamburger, pizza, and all kinds of similar food. Objective: To explore information on adolescents’ behavior in fast food consumption ¡n Surakarta municipality. Method: This was a qualitative study. Subjects were 20 adolescents living in Surakarta who got used to consuming fast food. Data ware collected through observations, in-dept interviews, and group discussion. Data analysis used content analysis. Results: Most adolescents in Surakarta had understood the meaning of the term ‘fast food’. However, facts say that university students owned better understandings than high school students in terms of nutritional balance. Parents always tried to provide nutrition contained in the food they served at home. Nevertheless, because of the influence of his social environments such as peer friends and others, adolescent’s eating behavior tended to swift to instant food. The changing of diet pattern was caused by adolescents’ trend and lifestyle in consuming fast food. Conclusion: Open communication in adolescents needs to be done to give understandings about balanced food so that it can change adolescents’ eating behavior.

Kata Kunci : Perilaku,Remaja,Fast food,behavior, adolescents


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.