Kekerasan dalam rumah tangga dan depresi paska melahirkan di Kabupaten Purworejo
RANGKUTI, Winnellia Fridina Sandy, Prof. dr. Djaswadi D, Mph, SpOG9(K), PhD
2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar belakang: Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan sesuatu hal yang telah terjadi sejak lama dan terjadi di segala lapisan masyarakat. Kekerasan dalam rumah tangga merupakan fenomena gunung es, dalam pengertian kejadian yang tidak terungkap lebih besar dibandingkan dengan kejadiaan yang muncul kepermukaan. Bukti menunjukkan bahwa kekerasan fisik seksual dan psikis merupakan faktor predisposisi dari depresi pasca melahirkan. Ibu yang mengalami KDRT pada saat hamil akan berdampak negatif saat pasca melahirkan. Ibu akan mengalami depresi pasca melahirkan mengakibatkan kesehatan mental ibu terganggu, akhirnya hubungan ibu dan bayi menjadi terhambat dalam merawat, mengasuh dan memberi kasih sayang terhadap bayi. Dampak terhadap bayi akan terjadi gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan KDRT terhadap depresi pasca melahirkan di Kabupaten Purworejo Metode: Jenis penelitian kuantitatif dan kualitatif. Metode penelitian kuantitatif adalah observasional dengan rancangan studi cross sectional dengan menganalisa data sekunder dari Survailens longitudinal SEHATI. Analisis data melalui tiga tahapan, yaitu analisis univariabel berupa tabel distribusi frekuensi, bivariabel menggunakan Chi-Square dan multivariabel menggunakan binomial regresi. Metode penelitian kualitatif merupakan data pendukung dengan tehnik indepth interview. Data kualitatif dianalisa berdasarkan teori seiddel cit Moleong. Hasil Penelitian : kekerasan fisik, psikis dan seksual berhubungan dengan depresi Pasca Melahirkan. Kekerasan fisik terhadap depresi pasca melahirkan (RP=1,7; CI 95%=1,23-2,38). Kekerasan psikis terhadap depresi pasca melahirkan (RP=1,9; CI 95%=1,44-2,54). Kekerasan seksual terhadap depresi pasca melahirkan (RP=2,0; CI 95%=1,54-2,65). Hasil analisis data kualitatif menunjukkan bahwa depresi paska Melahirkan yaitu depresi pasca Melahirkan terjadi akibat adanya kekerasan dalam rumah tangga. Kesimpulan: kekerasan fisik, psikis dan seksual dalam rumah tangga berhubungan signifikan dengan depresi paska melahirkan
Background: Domestic violence has happened in all levels of society since long time ago. It is considered an iceberg phenomenon, which means that the unreported cases are greater than reported cases. Evidence shows that physical violence, physiological abuse and sexual abuse are predisposition factors from post partum depression. Women experiencing domestic violence during pregnancy will likely experience post partum depression. Ultimately, this condition hampers the relationship between mothers and their babies in terms of taking care of the babies. Therefore, the babies will later likely experience development and growth disorders. Objective: To study the relationship between domestic violence and post partum depression in Purworejo District Method: This was a quantitative and qualitative study. Method of quantitative study was observational with a cross sectional study design by analyzing secondary data from longitudinal surveillance of SEHATI. Data were analyzed through three steps, which were univariable analysis using frequency distribution table, bivariable analysis using chi-square test and multivariable analysis using binomial regression. Method of qualitative study was used as supporting data through in-depth interview. The data were then analyzed based on a theory from Seiddel cit Moleong Results: Physical violence was related to post partum depression (RP=1,7; CI 95%=1,23-2,38). Physiological abuse was related to post partum depression (RP=1,9; CI 95%=1,44-2,54), Meanwhile, sexual abuse was related to post partum depression (RP=2,0; CI 95%=1,54-2,65). Results from qualitative analysis showed that there was post partum depression resulting from domestic violence. Conclusion: Domestic physical violence, psychological abuse and sexual abuse were significantly related to post partum depression.
Kata Kunci : Kekerasan dalam rumah tangga,dampak kekerasan,depresi paska melahirkan, Domestic violence, effect of violence, post partum depression