Laporkan Masalah

Kekerasan dalam rumah tangga dan kehamilan tidak diinginkan di Kabupaten Purworejo :: Analisis data survei SEHATI 1999

WIHEL, Sri Astuti, Prof. dr. Djaswadi D, SpOG(K), MPH, PhD

2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar belakang: Kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia meningkat pada beberapa tahun terakhir. Kekerasan terhadap perempuan oleh pasangannya memberikan dampak negatif terhadap kesehatan reproduksi perempuan diantaranya meningkatkan risiko terjadinya kehamilan tidak diinginkan (KTD). Pada kenyataannya kehamilan tidak diinginkan dapat memberikan dampak yang buruk terhadap ibu maupun janin yang dikandung. Survei Sehat Ibu (SEHATI) di Kabupaten Purworejo tahun 1999, menunjukkan adanya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sebesar 323 kasus (42%) dan KTD sebesar 147 kasus (19%). Tujuan: Mengetahui hubungan kekerasan dalam rumah tangga dengan kehamilan tidak diinginkan di Kabupaten Purworejo. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dan kualitatif. Metode penelitian kuantitatif menggunakan rancangan studi cross sectional dengan menganalisis data sekunder dari survailens longitudinal SEHATI LPKGM-UGM tahun 1999. Penelitian kualitatif menggunakan indepth interview. Populasi penelitian ini adalah populasi survei SEHATI yaitu perempuan dengan status kawin sah yang masuk dalam studi longitudinal kohort kehamilan LPKGM di Purworejo selama 3 tahun (1996-1998) sebesar 846 perempuan. Sampel penelitian kuantitatif adalah sampel survei SEHATI sejumlah 765 perempuan. Sampel indepth interview berjumlah 2 perempuan. Hasil Penelitian : Analisis multivariabel menunjukkan kekerasan fisik dan emosional tidak berhubungan signifikan dengan KTD. Kekerasan seksual berhubungan signifikan dengan KTD (RP=1,4: Cl 95%=1,04-1,84) dapat diinterpretasikan KTD berpeluang teijadi pada perempuan dengan pengalaman kekerasan seksual sebesar 1.4 kali dibandingkan perempuan tanpa kekerasan seksual. Hasil analisis data kualitatif menunjukkan adanya persepsi yang sama terhadap KTD yaitu KTD terjadi akibat adanya kekerasan dalam rumah tangga. Kesimpulan: Kekerasan seksual dalam rumah tangga berhubungan signifikan dengan kehamilan tidak diinginkan. Kata kunci: Kekerasan terhadap perempuan. kekerasan oleh pasangan. kekerasan dalam rumah tangga, kehamilan tidak diinginkan.

Background: In past recent years, there are increased cases In violence against women in Indonesia. Violence against women done by the partner gives negative effects toward women's health such as increases risk of unwanted pregnancy. In fact, unwanted pregnancy does give a bad impact for the mother and her fetal health. In 1999, based on SEHATI survey, Purworejo District recorded 323 cases of domestic violence and 147 cases of unwanted pregnancy. Objective: To study the relationship between domestic and unwanted pregnancy in Purworejo District. Method: This was a quantitative and qualitative study. Cross sectional study design was employed in quantitative method by analyzing secondary data from longitudinal surveillance of SEHATI CHNRL-GMU year 1999. In the qualitative study, data were collected through in-depth interview toward 2 women. The population in this study was 846 legally married women of SEHATI survey included in pregnancy cohort longitudinal studies carried out by CHNRL in Purworejo for three years (1996-1998). Samples in the quantitative study were 765 women included in the samples of SEHATI survey. Results: From multivariable analysis, there was no relationship between physical and emotional abuses and domestic violence. Meanwhile, sexual abuse was significantly related to domestic violence (RP=1.4: 01 95%=1.04-1.84) which can be interpreted that women with sexual abuse experience were at a 1.4 times greater risk to have unwanted pregnancy than women without such an experience. Results of qualitative data analysis showed the same perception on unwanted pregnancy in which unwanted pregnancy occurred as a result of domestic violence. Conclusion: Domestic sexual abuse was significantly related to unwanted pregnancy. Key words: Violence against women, intimate partner violence, domestic violence, unwanted pregnancy.

Kata Kunci : Kekerasan terhadap perempuan,kekerasan oleh pasangan,Kekerasan dalam rumah tangga,Kehamilan tidak diinginkan

  1. S2-FKU-2008-SriAstutiW-Abstract.pdf  
  2. S2-FKU-2008-SriAstutiW-Blibliography.pdf  
  3. S2-FKU-2008-SriAstutiW-Tableocontent.pdf  
  4. S2-FKU-2008-SriAstutiW-Title.pdf