Laporkan Masalah

Pengaruh sosialisasi implementasi badan layanan umum terhadap resistensi perubahan pada karyawan Rumah Sakit Indera Provinsi Bali

WIDIYASA, I Ketut, Drs. Sito Meiyante, Ph.D

2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Diberlakukannya perangkat peraturan hukum mengenai Badan Layanan Umum yaitu Undang-Undang Nomor 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, Peraturan Pemerintah nomor 23 Tahun 2005 tentang Badan Layanan Umum dan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 61 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah telah mendorong Rumah Sakit Indera berencana menjadi BLU. Perubahan pengelolaan keuangan ini menyebabkan rumah sakit menjadi lebih bersifat korporasi. Rencana perubahan ini terkesan menimbulkan kekhawatiran di kalangan karyawan. Selain itu belum dilakukan sosialisasi yang intensif dan menyeluruh kepada seluruh karyawan. Pihak manajemen sebaiknya mengetahui adanya resistensi di kalangan karyawan terhadap rencana perubahan menjadi BLU. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh program sosialisasi implementasi Badan Layanan Umum terhadap resistensi perubahan pada karyawan Rumah Sakit Indera Bali. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi-experimen) dengan menggunakan rancangan pre-test dan post-test control group design. Variabel independen adalah program sosialisasi dan variabel dependennya adalah resistensi subjek yang terdiri dari 8 aspek. Subjek penelitian adalah karyawan Rumah Sakit Indera (90 orang) yang terbagi menjadi dua kelompok yaitu eksperimen dan kontrol. Data primer diambil dari hasil jawaban kuesioner yang diisi sendiri oleh subjek dan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan student t test. Hasil Penelitian: Seluruh subjek penelitian memiliki resistensi tingkat sedang terhadap perubahan menjadi BLU pada saat pretes. Kelompok eksperimen mengalami penurunan tingkat resistensi menjadi tingkat rendah sebanyak 60,47% setelah sosialisasi. Resistensi yang ditunjukkan oleh karyawan pada kelompok eksperimen menunjukkan penurunan yang signifikan dengan p=0,000 (p<0,05). meskipun ada dua aspek resistensi yaitu loyalitas terhadap organisasi (p=0,071) dan hubungan dengan orang lain (p= 0,070) menunjukkan perubahan yang tidak signifikan. Terdapat perbedaan resistensi yang signifikan pada kelompok eksperimen dan kontrol setelah dilakukan sosialisasi (p= 0,000). Kesimpulan: Sosialisasi mengenai perubahan pengelolaan keuangan menjadi BLU di Rumah Sakit Indera mampu menurunkan tingkat resistensi subjek penelitian, namun masih terdapat dua aspek yang memiliki resistensi yang tetap yaitu aspek loyalitas terhadap organisasi dan hubungan dengan orang lain.

Background: The implementation of statutory regulation on the Public Service Agency (Badan Layanan Umum), that is 2004 UU No. 1 on State Trust, 2005 PP No. 23 on Public Service Agency and 2007 Permendagri No. 61 on Technical Guidance on Management of Regional Public Service Agency, had reinforced The Bali Indera Hospital to change to be BLU. The change on financial management will cause the hospital run their bussines to be more corporatively. These changing plans at a already raised a worry among the employees. In the other hand, the management did not conduct the intensive and comprehensive socialization yet among the employees. The Bali Indera Hospital’s management have to realize that the employees have a resistance to the changing plan to be BLU. Objectives: The aim of the research is knowing the influence of BLU implementation socialization program to the resistance to change among the employees of Bali Indera Hospital. Methods: The research was quasi experimental research using pre test and post test control group design. The independent variable was socialization program and the dependent variable was a resistance of a subject wherein consist of 8 aspects. The research subject was Indera Hospital’s employees (90 persons) which divided into two groups, that was experimental and control group. The primary data was obtained from the answers of the self-administrated questionnaire questionnaire and analyzed by student t test. Results: At pre test, all of the respondents had resistance to change on intermediate level. The 60,47% of respondents in experimental group had decrease the resistance level to a low level after socialization. The decreased of resistance level which showed by those respondents was a significant decrease with p=0,000(p<0,05). But, there was two aspect of resistance, the loyalty to an organization (p=0,71) and the relationship to other persons (p=0,07), showed not a significant change. There was a significant difference of resistance between experimental group and control group after socialization (p=0.000). Conclusions: The BLU implementation socialization program was able to decrease the resistance level among the respondents. Eventhough there was two aspects which are the loyalty to an organization and the relationship to other persons had retain resistance.

Kata Kunci : Sosialisasi BLU,Resistensi karyawan, Public Service Agency socialization, resistance to change


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.