Laporkan Masalah

Analisis pendapatan dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan gerakan nasional rehabilitasi hutan dan lahan :: Studi kasus dalam kawasan hutan di Kabupaten Gunungkidul

SUNDORO, Tri Basuki, Prof. Dr. Ir. H. Djoko Marsono

2008 | Tesis | S2 Ilmu Kehutanan

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengkaji pelaksanaan kegiatan penanaman tumpangsari GN-RHL; 2) Mengetahui pendapatan petani pesanggem tumpangsari GN-RHL; dan 3) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat pada kegiatan penanaman tumpangsari GNRHL dalam kawasan hutan ditinjau dari faktor : umur, pendidikan, luas pemilikan lahan, jumlah anggota keluarga, keaktifan mengikuti penyuluhan, pemupukan, jarak dari rumah ke lokasi, pendapatan tiap bulan dan luas andil atau luas lahan garapan tanaman tumpangsari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah diskriptif analitik secara kuantitatif dan kualitatif, melalui penyusunan data sekunder dan wawancara kepada petani pesanggem kegiatan penanaman tumpangsari GN-RHL. Pengambilan data responden dilakukan dengan teknik random sampling tidak memilih-milih individu yang akan dijadikan sampel pada masing-masing Resort Polisi Hutan (RPH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuatan tanaman reboisasi GN-RHL pola tumpangsari dan jarak tanam tanaman pokok relatif agak lebar, mengarah kepada upaya peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan dan juga diharapkan dapat mengurangi laju perusakan hutan akibat pencurian kayu. Pembuatan tanaman reboisasi GN-RHL dengan tanaman pokok ditanam murni satu jenis atau ditanam monokultur kurang memperhatikan wawasan konservasi sehingga dimungkinkan akan terjadi penurunan produktivitas, penurunan bonita pada areal tertentu dan pelestarian jangka panjang akan diragukan. Rata-rata pendapatan petani pesanggem dari hasil produksi tanaman tumpangsari pada kegiatan penanaman tumpangsari GN-RHL tiap 0,1 ha selama satu tahun di masing-masing BDH adalah: BDH Karangmojo sebesar Rp 704.068,- ; BDH Playen sebesar Rp 694.848,- dan BDH Paliyan sebesar Rp 626.517,- serta BDH Panggang sebesar Rp 579.960,-. Faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam kegiatan tumpangsari GN-RHL yang dinilai dari produksi tanaman tumpangsari maupun dari kerapatan tanaman pokok adalah faktor umur petani, keaktifan mengikuti penyuluhan, pemupukan, jarak dari rumah ke lahan andil tumpangsari, pendapatan tiap bulan dan luas andil. Secara bersama-sama variabel bebas berupa umur petani, luas andil, pendidikan, keaktifan mengikuti penyuluhan dan pemupukan berkorelasi sangat tinggi, berpengaruh sangat besar dan mempunyai hubungan yang signifikan terhadap produksi tanaman tumpangsari, dibuktikan dengan nilai R sebesar 0,939; nilai R² yang disesuaikan sebesar 0,877 dan nilai sig. = 0,000. Sedangkan variabel bebas berupa jarak dari rumah ke lokasi garapan tumpangsari, keaktifan mengikuti penyuluhan dan pemupukan secara bersama-sama berkorelasi sangat tinggi, mempunyai hubungan yang signifikan dan kontribusi pengaruhnya tinggi terhadap kerapatan tanaman pokok, dibuktikan dengan nilai R sebesar 0,820; nilai sig. = 0,000 dan nilai R² yang disesuaikan sebesar 0,667

The aims of this experiment are for : 1). Learning of the implementation of ‘Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan’ (GN-RHL) intercropping growing activity. 2). Knowing the income of GN-RHL intercropping famer. 3). To know factors that influent the society participation of the GN-RHL intercropping activity at the forest area that seen from factors of age, education, the large of field owner, the number of familly member, being active in following briefing, fertilizing, the distance of the house to the location, the monthly income and the shares wide or the large of the plant growing area. The metode used in this experiment was the analitik descriptif by using quantity and quality, through the arrangement secondary data and the interviewing to the farmers about GN-RHL intercropping growing activity. Taking of the respondent data was done by sampling random technics, without the choosing of the individual who become the example of each forest police resort. The result of this experiment shows that reboization of plant GN-RHL making by intercropping pattern and the distance of growing main plant is rather wide, in order to increase income and the society properous at the forest area. Also being able to wish descreasing of the forest destroying progest because of wood stealing. The plant reboization GN-RHL making with the main plant that grown originaly by using one kind or planted monoculture less of seeing the conservation area, so it will accure product and bonita descreasing at the certain area and the long time progressing will be doubt. The average of the farmer income from the intercropping plant product at the growing activity of GN-RHL intercropping is each 0,1 ha for one year in the each of BDH are: BDH Karangmojo is Rp 704.068,-; BDH Playen is Rp 694.848,-; BDH Paliyan is Rp 626.517,-; BDH Panggang is Rp 579.960,-. Factors which can influent of the society participation in intercropping activity that given mark from intercropping plant product, also the narrow of the main plant are the age of the farmer, being active in following briefing, fertilizing, the distance from the house to the intercropping location, the monthly income and the wide shares. Together with the free variable are kind of the farmer age, wide shares, education, the activity in following briefing and fertilizing are very hight coherent, very big influent and having correlation significant with intercropping plant product that has been realized with R mark 0,939; R² mark with be suitable with 0,877 and 0,000 sig mark. However, the free variable of the distance from the house to the intercropping location, the activity of following briefing and fertilizing together having very high coherent, having significant correlation and contribution has influented very high to the narrow of the main plant growing, it can be showed with 0,820 R mark; 0,000 sig mark and R² mark is suitable with 0,667.

Kata Kunci : Pendapatan,Tumpangsari GN,RHL,Partisipasi masyarakat, Income GN-RHL Intercropping Society Participation


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.